Upload Video Tiga Kali Sehari, Cara Bikin Konten TikTok Cepat Viral
Kamis, 27 Agustus 2020 - 15:31 WIB
loading...
Model kembar Valerie dan Veronika memberikan tips agar konten video di TikTok bisa cepat mendapatkan penonton setia.
A
A
A
JAKARTA - TikTok menjadi aplikasi yang cepat sekali bertumbuh di Indonesia, karena kontennya yang sangat majemuk. Mulai dari hiburan, dance, informasi, hingga edukasi.
Bahkan, ada satu fitur baru Livestream, yang memungkinkan pengguna Live melalui aplikasi TikTok. Konten video sendiri memang dianggap menarik dan disukai banyak orang. Alasan ini juga yang membuat banyak pengguna TikTok berlomba-lomba membuat konten terbaik supaya bisa mendulang view. BACA JUGA:Lima Media Sosial Paling Populer di Dunia, TikTok Libas Facebook
Seperti yang dilakukan TikTok Creator Vincentius Jordan (@jordandoang) dan model kembar Valerie Twins dan Veronika Twins (@valerie.twns) dalam acara Livestream #TikTalkShow yang dibawakan Nia Ramadhani, ketiga TikTok Creator dengan jumlah followers di angka ratusan ribu ini berbagi tips untuk membuat konten video yang disukai banyak orang.
POSITIF DAN INSPIRATIF
![Upload Video Tiga Kali Sehari, Cara Bikin Konten TikTok Cepat Viral]()
Menurut Valerie, banyak pengguna TikTok yang menyukai konten yang mampu memberikan nilai positif dan inspiratif. Karena itu, model kembar ini kerap beraksi dengan menyisipkan informasi-informasi yang berfaedah dalam konten videonya.
“Mulanya banyak bikin konten dance, kita tidak bisa dance tapi ingin mengikuti tren. Jadi bagaimana kalau kita dance, (sambil) kita tambahin tulisan-tulisan yang berfaedah. Jadi kesannya positif dan inspiring. Kita mau lebih fokus pada pesan-pesan positif,” ujar Valerie.
BACA JUGA:Ini Alasan Millenials dan Gen Z Tergila-Tila TikTok
VIDEO YANG KREATIF
Selain itu, Valerie juga menekankan pentingnya kualitas video yang menarik atau orisinil. ”Pengguna Tiktok suka banget dengan yang original dan kreatif, kemudian pakai lagu yang lagi tren. Content oriented banget. Jadi dari kontennya dulu. Kontennya mau bikin apa, misalnya tips atau komedi, atau dance,” jelasnya.
Selain itu, keduanya juga kerap memantau konten TikTok yang sedang trending sebagai acuan. Jumlah konten yang harus di-upload tiap harinya juga berpengaruh pada pencapaian popularitas di aplikasi TikTok.
SEHARI TIGA VIDEO
Terutama dengan tujuan agar bisa lebih sering terlihat di halaman For You Page (FYP) atau explore. “Sehari dijadwalkan tiga video. Karena itu cepet juga naiknya. Jadi supaya kita tidak hilang dari timeline atau explore, kita harus sering memberikan konten,” ungkap Valerie.
FAKTOR PENCAHAYAAN
![Upload Video Tiga Kali Sehari, Cara Bikin Konten TikTok Cepat Viral]()
Ternyata Jordan juga melakukan hal serupa. Di samping itu, menurutnya kualitas video juga penting. Terutama faktor pencahayaan. ”Pastikan ketika membuat video cahaya baik, sehingga gambar jadi fokus,” bebernya.
BACA JUGA:Note-Sala-Bim, Mencoba Kemampuan Tongkat Sihir Galaxy Note20!
BELAJAR NGEDANCE
Jordan bercerita bahwa di awal-awal dirinya bermain TikTok, ia pernah menghabiskan waktu selama dua bulan hanya untuk mempelajari sejumlah gerakan dance yang populer di TikTok.
”Waktu pernah unduh TikTok, saya mencoba gerakan dance-nya. Agak sulit, karena saya bukan dancer. Jadi, belajar sendiri dan terus dipaksa belajar. Sehari, saya upload dua hingga tiga konten dengan lighting yang bagus. Kalau bisa cari pencahayaan yang bagus, maka kualitas video pun juga bisa bagus,” bebernya.
Bahkan, ada satu fitur baru Livestream, yang memungkinkan pengguna Live melalui aplikasi TikTok. Konten video sendiri memang dianggap menarik dan disukai banyak orang. Alasan ini juga yang membuat banyak pengguna TikTok berlomba-lomba membuat konten terbaik supaya bisa mendulang view. BACA JUGA:Lima Media Sosial Paling Populer di Dunia, TikTok Libas Facebook
Seperti yang dilakukan TikTok Creator Vincentius Jordan (@jordandoang) dan model kembar Valerie Twins dan Veronika Twins (@valerie.twns) dalam acara Livestream #TikTalkShow yang dibawakan Nia Ramadhani, ketiga TikTok Creator dengan jumlah followers di angka ratusan ribu ini berbagi tips untuk membuat konten video yang disukai banyak orang.
POSITIF DAN INSPIRATIF

Menurut Valerie, banyak pengguna TikTok yang menyukai konten yang mampu memberikan nilai positif dan inspiratif. Karena itu, model kembar ini kerap beraksi dengan menyisipkan informasi-informasi yang berfaedah dalam konten videonya.
“Mulanya banyak bikin konten dance, kita tidak bisa dance tapi ingin mengikuti tren. Jadi bagaimana kalau kita dance, (sambil) kita tambahin tulisan-tulisan yang berfaedah. Jadi kesannya positif dan inspiring. Kita mau lebih fokus pada pesan-pesan positif,” ujar Valerie.
BACA JUGA:Ini Alasan Millenials dan Gen Z Tergila-Tila TikTok
VIDEO YANG KREATIF
Selain itu, Valerie juga menekankan pentingnya kualitas video yang menarik atau orisinil. ”Pengguna Tiktok suka banget dengan yang original dan kreatif, kemudian pakai lagu yang lagi tren. Content oriented banget. Jadi dari kontennya dulu. Kontennya mau bikin apa, misalnya tips atau komedi, atau dance,” jelasnya.
Selain itu, keduanya juga kerap memantau konten TikTok yang sedang trending sebagai acuan. Jumlah konten yang harus di-upload tiap harinya juga berpengaruh pada pencapaian popularitas di aplikasi TikTok.
SEHARI TIGA VIDEO
Terutama dengan tujuan agar bisa lebih sering terlihat di halaman For You Page (FYP) atau explore. “Sehari dijadwalkan tiga video. Karena itu cepet juga naiknya. Jadi supaya kita tidak hilang dari timeline atau explore, kita harus sering memberikan konten,” ungkap Valerie.
FAKTOR PENCAHAYAAN

Ternyata Jordan juga melakukan hal serupa. Di samping itu, menurutnya kualitas video juga penting. Terutama faktor pencahayaan. ”Pastikan ketika membuat video cahaya baik, sehingga gambar jadi fokus,” bebernya.
BACA JUGA:Note-Sala-Bim, Mencoba Kemampuan Tongkat Sihir Galaxy Note20!
BELAJAR NGEDANCE
Jordan bercerita bahwa di awal-awal dirinya bermain TikTok, ia pernah menghabiskan waktu selama dua bulan hanya untuk mempelajari sejumlah gerakan dance yang populer di TikTok.
”Waktu pernah unduh TikTok, saya mencoba gerakan dance-nya. Agak sulit, karena saya bukan dancer. Jadi, belajar sendiri dan terus dipaksa belajar. Sehari, saya upload dua hingga tiga konten dengan lighting yang bagus. Kalau bisa cari pencahayaan yang bagus, maka kualitas video pun juga bisa bagus,” bebernya.
(dan)
Lihat Juga :