Toyota Belum Berniat Bikin Baterai Mobil Listrik
Jum'at, 27 September 2024 - 10:04 WIB
loading...
Baterai Mobil Listrik. FOTO/ CARSCOOPS
A
A
A
JAKARTA - Permintaan mobil listrik di Indonesia terus alami peningkatan dari tahun ke tahun. Pemerintah juga mendorong setiap produsen untuk meningkatkan nilai TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), sehingga sejumlah produsen mulai memproduksi baterai di dalam negeri.
Seperti diketahui, saat ini Hyundai menjadi salah satu brand yang sudah mulai memproduksi baterai di Indonesia. Terbaru, Wuling sedang mempersiapkan pabrik baterai pada fasilitas perakitan mereka di Cikarang, Jawa Barat.
Bukan hanya Wuling, merek asal China lainnya seperti MG Motors juga menyatakan niatnya membuat baterai sendiri di Indonesia. Namun, niat tersebut belum direalisasikan dalam bentuk investasi.
Namun, Toyota sebagai brand terbesar di Indonesia belum menyatakan niatnya membangun pabrik baterai di Indonesia. Kendati begitu, jenama asal Jepang itu sudah memiliki lini perakitan baterai mobil hybrid pada fasilitas pabrik mereka di Karawang, Jawa Barat.
Marketing Planning Deputy General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Resha Kusuma Atmaja mengaku belum bisa mengungkap rencana elektrifikasinya di Indonesia. Tetapi, ia memastikan pihaknya terus melakukan studi mengenai hal tersebut.
Seperti diketahui, saat ini Hyundai menjadi salah satu brand yang sudah mulai memproduksi baterai di Indonesia. Terbaru, Wuling sedang mempersiapkan pabrik baterai pada fasilitas perakitan mereka di Cikarang, Jawa Barat.
Bukan hanya Wuling, merek asal China lainnya seperti MG Motors juga menyatakan niatnya membuat baterai sendiri di Indonesia. Namun, niat tersebut belum direalisasikan dalam bentuk investasi.
Namun, Toyota sebagai brand terbesar di Indonesia belum menyatakan niatnya membangun pabrik baterai di Indonesia. Kendati begitu, jenama asal Jepang itu sudah memiliki lini perakitan baterai mobil hybrid pada fasilitas pabrik mereka di Karawang, Jawa Barat.
Marketing Planning Deputy General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) Resha Kusuma Atmaja mengaku belum bisa mengungkap rencana elektrifikasinya di Indonesia. Tetapi, ia memastikan pihaknya terus melakukan studi mengenai hal tersebut.
Lihat Juga :