Susul Honda dan Nissan, Toyota Siap Uji Mesin Gigacasting untuk Mobil Listrik

Minggu, 06 Oktober 2024 - 20:37 WIB
loading...
Susul Honda dan Nissan,...
Mobil listrik Toyota. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
TOKYO - Toyota Motor akan memasang mesin gigacasting raksasa di pabriknya di Jepang paling cepat pada tahun ini. Hal ini sebagai upaya menekan biaya produksi kendaraan listrik dengan menggunakan teknik yang disempurnakan oleh Tesla.

BACA JUGA - Digempur Mobil Listrik China, Hyundai Tak Khawatir

Pabrik tersebut berlokasi di pusat produksi prefektur Aichi, dan mesin tersebut akan menjadi salah satu mesin pengecoran terbesar di Jepang.

Mesin ini akan mampu menghasilkan gaya penjepitan sebesar 9.000 ton dan mesin Gigacasting biasanya menggunakan gaya penjepit setidaknya 6.000 ton.

Seperti dilansir dari Reuters, gigacasting melibatkan pembuatan modul besar untuk kendaraan dengan menggabungkan beberapa komponen menggunakan paduan aluminium cair yang dimasukkan ke dalam mesin cetak bertekanan tinggi.

Dengan menyatukan beberapa komponen dalam satu langkah, pembuat kendaraan listrik dapat mengurangi massa kendaraan dan meningkatkan efisiensi produksi.

Semakin banyak tekanan yang diberikan, semakin besar pula potongan yang dapat dibuat oleh mesin tersebut.

Perusahaan Jepang Ube Machinery adalah pembuat peralatan gigacasting besar-besaran.

Alat tersebut berukuran lebar 10 meter, panjang 22 meter, dan tinggi sekitar 7 meter, seluas lapangan tenis.

Toyota berencana memulai gigacasting dengan LF-ZC, kendaraan listrik generasi berikutnya yang akan diluncurkan pada tahun 2026 dengan merek Lexus.

Bodinya akan dibagi menjadi bagian depan, tengah, dan belakang, untuk bagian depan dan belakang akan menggunakan mesin gigacasting.

Pada pengujian prototipe, bagian belakang yang membutuhkan 86 bagian dan 33 proses, dibentuk menjadi modul dalam satu proses.

Mesin gigacasting tersebut diharapkan dapat digunakan untuk membuat prototipe komponen EV dan bukan untuk produksi massal.

Toyota akan mengevaluasi apakah teknologi ini mengarah pada pengurangan suku cadang dan proses, serta kendaraan listrik yang lebih ringan.

Lebih dari 10 perusahaan menggunakan gigacasting, sebagian besar berada di AS, Eropa, dan China.
Tesla menggunakan gigapress dengan tekanan penjepit berkisar antara 6.000 ton hingga 9.000 ton.

Honda Motor telah meluncurkan mesin gigacasting seberat 6.000 ton di fasilitas penelitian dan pengembangannya di prefektur Tochigi sebagai persiapan untuk produksi massal.

Nissan Motor berencana memasang mesin seberat 6.000 ton pada tahun fiskal 2027, dengan tujuan mengurangi bobot komponen sebesar 20%.

Toyota berupaya menginvestasikan pendapatan dari bisnis kendaraan hybrid yang menguntungkan untuk mengembangkan kendaraan listrik dan mengejar persaingan global.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
Rekomendasi
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Siap Hadapi Sidang Perdana...
Siap Hadapi Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didampingi 25 Advokat
Berita Terkini
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Densu Jadi Wajah Baru...
Densu Jadi Wajah Baru Caroline.id, Strategi Kepercayaan di Tengah Pasar Mobil Bekas yang Makin Sengit
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved