Geser Posisi SAIC, BYD Berhasil Jadi Raja Mobil China
Selasa, 15 Oktober 2024 - 17:39 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, SAIC menghadapi tahun yang penuh tantangan di tahun 2024. Menurunnya penjualan kemitraan dengan General Motors adalah salah satu faktornya, namun permasalahan yang lebih serius juga melibatkan merek-merek yang dimiliki sepenuhnya oleh SAIC.
Hanya kerja sama dengan Volkswagen dan Wuling yang dinilai masih stabil. Pada September, penjualan SAIC mengalami penurunan sebesar 35,03 persen menjadi 313.260 unit sehingga total penjualan Januari-September hanya 2.649.333 unit atau turun 21,5 persen dibandingkan tahun lalu.
Jika diukur menggunakan data produksi, hasilnya juga menunjukkan bahwa BYD berhasil menggantikan SAIC sebagai grup otomotif terbesar di China.
Keberhasilan ini menandai perubahan besar dalam lanskap otomotif di negara ini, dengan BYD kini menjadi yang terdepan dalam industri otomotif China.
Hanya kerja sama dengan Volkswagen dan Wuling yang dinilai masih stabil. Pada September, penjualan SAIC mengalami penurunan sebesar 35,03 persen menjadi 313.260 unit sehingga total penjualan Januari-September hanya 2.649.333 unit atau turun 21,5 persen dibandingkan tahun lalu.
Jika diukur menggunakan data produksi, hasilnya juga menunjukkan bahwa BYD berhasil menggantikan SAIC sebagai grup otomotif terbesar di China.
Keberhasilan ini menandai perubahan besar dalam lanskap otomotif di negara ini, dengan BYD kini menjadi yang terdepan dalam industri otomotif China.
(wbs)
Lihat Juga :