Gaikindo Yakin Penjualan Mobil Tahun Depan Tembus 1 Juta Unit

Minggu, 10 November 2024 - 11:35 WIB
loading...
Gaikindo Yakin Penjualan...
Penjualan Mobil lewat pameran GIIAS 2024. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo ) optimistis penjualan mobil di Tanah Air akan membaik tahun depan. Sebab, Indonesia telah melewati tahun politik yang sempat menghambat penjualan mobil domestik.

BACA JUGA - Penjualan Mobil Mitsubsihi Sepanjang Tahun 2021

Seperti diketahui, Gaikindo melakukan revisi target tahun ini terhadap penjualan mobil secara nasional. Awalnya, Gaikindo menargetkan penjualan sebesar 1,1 juta unit, tapi saat ini hanya menjadi 850 ribu unit pada 2024.

Pasalnya, pada periode Januari-September 2024, penjualan retail masih di angka 657.223 unit. Namun pada tahun depan diyakini penjualan mobil akan pulih kembali dan capai target 1 juta unit karena beberapa faktor.

"Mengenai target satu juta unit. Ya, kita harus mengakui sekarang, bahwa market Indonesia terbuka lebar. Pemerintah telah membangun fasilitas infrastruktur yang luar biasa dan mudah-mudahan berpengaruh terhadap penjualan otomotif," kata Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo, di Jakarta belum lama ini.

Menurutnya, meski penjualan mobil cenderung menurun di Pulau Jawa, terdapat kenaikan di sejumlah daerah. Sehingga, penjualan mobil diprediksi akan alami kenaikan sepanjang tahun depan.

"Apalagi saat ini penjualan otomotif sudah bergeser keluar daerah di luar Jawa-Bali. Dan tahun depan itu bukan tahun politik. Jadi harapannya, semuanya bisa smooth," ujar Nangoi.

Lebih lanjut, Nangoi menjelaskan apabila ingin mencapai target penjualan satu juta unit per tahun, maka penjualan mobil harus 80-85 ribu per bulan. Namun, pihaknya yakin hal tersebut bisa terwujud pada 2025.

"Sementara kita sendiri punya pengalaman bisa memasarkan hingga 90-100 ribu per bulan, harusnya saya yakin dengan melihat kriteria positif tahun depan bisa mendongkrak penjualan," ucapnya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
Barisan Mobil Terbaru...
Barisan Mobil Terbaru yang Akan Tampil di GIIAS 2026 Diumumkan
Nissan Yakin Kembali...
Nissan Yakin Kembali Meraih Keuntungan Setelah Hampir Dua Tahun Terus Merugi
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
IIMS Jakarta 2026 Selesai...
IIMS Jakarta 2026 Selesai Digelar, Hadirkan Solusi Finansial Holistik bagi Industri Otomotif
Rekomendasi
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
3 Prioritas Pramono...
3 Prioritas Pramono Anung Jelang 5 Abad Kota Jakarta
Berita Terkini
Honda BeAT 2026 Resmi...
Honda BeAT 2026 Resmi Berubah: Harga Mulai Rp19 Juta, Ini Daftar Lengkap Pembaruannya
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Bukan Gelora E, Bukan...
Bukan Gelora E, Bukan Seres: E5 Plus Jadi Taruhan Terbesar DFSK Sepanjang Sejarah
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved