Wuling Pasrah Hadapi Kenaikan PPN 12 Persen dan Pajak Daerah

Senin, 02 Desember 2024 - 18:57 WIB
loading...
Wuling Pasrah Hadapi...
Kenaikan PPN 12 persen diperkirakan akan berdampak pada daya beli konsumen terhadap kendaraan di 2025. Foto: Wuling Indonesia
A A A
JAKARTA - Kenaikan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) 12 persen menjadi perhatian besar sejumlah pihak, terutama di industri otomotif. Wuling Motors ikut menyoroti soal rencana pemerintah meningkatkan sejumlah kebijakan pajak.

Seperti diketahui, Wuling menjadi salah satu produsen yang menawarkan beragam jenis powertrain, mulai dari mesin pembakaran internal, hybrid, hingga mobil listrik. Sehingga, kenaikan pajak akan memberi dampak besar bagi jenama asal China itu.

Kendati begitu, Public Relations Manager Wuling Motors Brian Gomgom mengatakan pihaknya akan mendukung kebijakan yang diterapkan pemerintah. Namun, ia mengungkapkan pihaknya belum mempersiapkan strategi karena belum ada kepastian mengenai kenaikan PPN 12 persen.

"Kalau untuk PPN 12 persen kita kan masih menunggu ya, karena belum ada keputusan seperti apa. Kita tentunya akan mendukung pemerintah akan mengambil langkah seperti apa karena dengan adanya seperti itu pemerintah sudah memikirkan benefit yang lebih besar lagi untuk pada masyarakat luas," kata Gomgom di Tangerang, belum lama ini.

"Dari sisi kita kami membutuhkan strategi khusus untuk menanggapi kebijakan-kebijakan itu. Tapi yang pasti kami akan mengikuti kebijakan yang diterapkan pemerintah," lanjutnya.

Soal kenaikan harga, Gomgom belum bisa memastikan apakah pihaknya akan melakukan hal tersebut. Sebab, belum ada dokumen mengenai kenaikan PPN 12 persen, sehingga pihaknya tak bisa membuat keputusan dalam waktu dekat.

"Kita belum bisa bicara kenaikan berapa persen karena memang harus kita lihat dulu perhitungannya seperti apa dan juga ini berlakunya untuk apa. Karena belum ada dokumen yang menyatakan ini harus berjalan jadi kita harus menunggu," ungkapnya.

Baca Juga: Dorong Penjualan di Akhir Tahun, Wuling Lakukan Ini di GJAW 2024

Selain kenaikan PPN 12 persen, industri otomotif juga akan dibebani oleh opsen pajak (pungutan tambahan pajak menurut persentase tertentu). Di mana pemerintah daerah juga akan menaikkan BBNKB (Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor) yang dapat membuat harga kendaraan melonjak.

"Kalau untuk opsen pajak kita lihat dulu akan seperti apa, karena kalau kita sampaikan sekarang kita juga belum tahu seperti apa kelengkapan dokumennya,"tuturnya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rapor Penjualan Wuling...
Rapor Penjualan Wuling 1 Dekade Terakhir, Mampukah Aira Mengembalikan Takhta?
Wuling Eksion Resmi...
Wuling Eksion Resmi Meluncur di Bekasi, SUV 7-Seater dengan Opsi Listrik dan Hybrid
Teknologi Wuling Alvez...
Teknologi Wuling Alvez Terbaru yang Menonjol untuk Mobilitas Sehari-hari
Wuling Macaron 2026...
Wuling Macaron 2026 Dilincurkan, Imut Bertenaga
Dari Darion Turun ke...
Dari Darion Turun ke Eksion: Strategi Pintar Wuling Bikin Satu Rangka Untuk Dua Pasar
Wuling Confero Bekas...
Wuling Confero Bekas Mulai Rp70 Jutaan, Alternatif MPV Keluarga Tahun Muda
Wuling Hadirkan Produk...
Wuling Hadirkan Produk Terbaru di GIIAS Semarang 2025
Pemprov Jateng Hapus...
Pemprov Jateng Hapus Tunggakan dan Denda Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syarat dan Waktunya
Wuling Confero, Jenis...
Wuling Confero, Jenis LMPV Satu-Satunya Berpenggerak RWD di Indonesia
Rekomendasi
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
Berita Terkini
Rapor Penjualan Wuling...
Rapor Penjualan Wuling 1 Dekade Terakhir, Mampukah Aira Mengembalikan Takhta?
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Perempuan Indonesia...
Perempuan Indonesia 27 Tahun Jadi Sopir Bus di Jepang: Bagaimana Ia Lolos Seleksi Ketat Tokyu Bus?
Modifikator Indonesia...
Modifikator Indonesia Ini Dapat Penghargaan Tertinggi IMI, Ini Sosoknya!
Ironi Polestar: Dirakit...
Ironi Polestar: Dirakit di Amerika, tapi Tetap Dilarang Karena Software China
Hyundai Hadirkan Powertrain...
Hyundai Hadirkan Powertrain Lengkap di GIIAS 2026
Infografis
Indonesia Efisiensi,...
Indonesia Efisiensi, Singapura Bagi-bagi Dolar dan Diskon Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved