Mengenal e-POWER, Teknologi Andalan All-new Nissan Kicks e-POWER di Indonesia
Selasa, 01 September 2020 - 15:29 WIB
loading...
e-POWER mewakili langkah berani elektrifikasi Nissan di Indonesia, memberi pengalaman berkendara mobil listrik secara penuh tanpa khawatir soal charging. •
A
A
A
JAKARTA - Nissan siap mengusung SUV listrik Nissan Kicks e-POWER ke Indonesia. Yang diandalkan adalah ini: teknologi e-POWER yang terangkum dalam visi Nissan Intelligent Mobility. Nah, apa saja keunggulannya? BACA JUGA:Sebentar Lagi, All-New Nissan Kicks e-POWER Masuk Pasar Indonesia
Lewat Nissan Intelligent Mobility, Nissan punya visi besar. Tidak hanya mengubah bagaimana mobil dikendarai dan ditenagai. Juga, lebih terhubung dengan ekosistem di sekitarnya. Visi itu akan segera terwujud. Di Indonesia. Dalam waktu dekat.
![Mengenal e-POWER, Teknologi Andalan All-new Nissan Kicks e-POWER di Indonesia]()
Nissan Kicks e-POWER yang segera dirilis di Indonesia.
Presiden Direktur Nissan Indonesia Isao Sekiguchi menilai, permintaan terhadap mobil listrik di Indonesia sebenarnya tinggi. Faktanya, menurut survei Frost dan Sullivan, 41 persen pelanggan Indonesia terbuka untuk membeli kendaraan listrik.
Hanya saja, masih banyak masyarakat yang masih belum menyadari benefit elektrifikasi mobilitas. ”Masih banyak yang belum memahami soal proses charging-nya, berapa jarak yang bisa ditempuh, seperti tenaganya, dan masih banyak lagi,” ungkap Isao.
MENGENAL TEKNOLOGI NISSAN E-POWER
![Mengenal e-POWER, Teknologi Andalan All-new Nissan Kicks e-POWER di Indonesia]()
Sistem penggerak e-POWER yang inovatif menjadi tonggak penting dalam strategi elektrifikasi Nissan.
Optimisme Nissan sebagai pabrikan yang paling fokus terhadap mobil listrik di Indonesia ditopang oleh teknologi e-POWER. Tapi, apa istimewanya teknologi ini? Apa bedanya dengan mobil hybrid dan mobil listrik?
e-POWER merupakan teknologi Nissan agar pengemudi bisa mendapat pengalaman mengendarai mobil listrik murni (Full EV). Ini tercermin dalan hal kesenyapan, akselerasi yang instan, juga soal irit dan ramah lingkungan.
BACA JUGA:Sejarah Panjang Sang Legenda 'Nissan GT-R'
Lewat Nissan Intelligent Mobility, Nissan punya visi besar. Tidak hanya mengubah bagaimana mobil dikendarai dan ditenagai. Juga, lebih terhubung dengan ekosistem di sekitarnya. Visi itu akan segera terwujud. Di Indonesia. Dalam waktu dekat.

Nissan Kicks e-POWER yang segera dirilis di Indonesia.
Presiden Direktur Nissan Indonesia Isao Sekiguchi menilai, permintaan terhadap mobil listrik di Indonesia sebenarnya tinggi. Faktanya, menurut survei Frost dan Sullivan, 41 persen pelanggan Indonesia terbuka untuk membeli kendaraan listrik.
Hanya saja, masih banyak masyarakat yang masih belum menyadari benefit elektrifikasi mobilitas. ”Masih banyak yang belum memahami soal proses charging-nya, berapa jarak yang bisa ditempuh, seperti tenaganya, dan masih banyak lagi,” ungkap Isao.
MENGENAL TEKNOLOGI NISSAN E-POWER

Sistem penggerak e-POWER yang inovatif menjadi tonggak penting dalam strategi elektrifikasi Nissan.
Optimisme Nissan sebagai pabrikan yang paling fokus terhadap mobil listrik di Indonesia ditopang oleh teknologi e-POWER. Tapi, apa istimewanya teknologi ini? Apa bedanya dengan mobil hybrid dan mobil listrik?
e-POWER merupakan teknologi Nissan agar pengemudi bisa mendapat pengalaman mengendarai mobil listrik murni (Full EV). Ini tercermin dalan hal kesenyapan, akselerasi yang instan, juga soal irit dan ramah lingkungan.
BACA JUGA:Sejarah Panjang Sang Legenda 'Nissan GT-R'
Lihat Juga :