Kekurangan dan Kelebihan SUV 7 Seater asal Prancis Citroen C3 Aircross

Jum'at, 31 Januari 2025 - 10:30 WIB
loading...
Kekurangan dan Kelebihan...
Citroen C3 Aircross memberikan nilai unik di kelas SUV dengan kenyamanan ala Eropa tapi harga terjangkau. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A A A
JAKARTA - SUV Citroen C3 Aircross SUV 7-penumpang asal Prancis, mencoba melawan Honda BR-V, Mitsubishi Xpander Cross, Daihatsu Terios, hingga Toyota Rush. Inilah mobil Eropa dengan harga merakyat. Bagi Anda yang tertarik dan berminat untuk beli, berikut plus dan minusnya:

KelebihanSUV Citroen C3 Aircross
Kekurangan dan Kelebihan SUV 7 Seater asal Prancis Citroen C3 Aircross

1. Harga cukup kompetitif, dengan banderol C3 Aircross SUV Single Tone Rp289.9 juta dan C3 Aircross SUV Two Tone Rp294.9 juta. Sebagai perbandingan, harga Toyota Rush AT mulai Rp293.500.000 hingga Rp314.600.000.

Kekurangan dan Kelebihan SUV 7 Seater asal Prancis Citroen C3 Aircross

2. Eksterior cukup aman. Tampilannya sporty dan manis. Fiturnya banyak. Mulai LED Daytime Running Light dan headlamp dan lampu belakang halogen, Roof Rail, skid plates di depan dan belakang, hingga velg alloy 17 inci.
Kekurangan dan Kelebihan SUV 7 Seater asal Prancis Citroen C3 Aircross

3. Ground clearance 200 mm. Bandingkan dengan Toyota Rush, Daihatsu Rush, dan Honda BR-V yang 220 mm.

Kekurangan dan Kelebihan SUV 7 Seater asal Prancis Citroen C3 Aircross

4. Fiturnya cukup banyak. Head unit sentuh 10,2 inci mudah terhubung nirkabel dengan Android Auto dan Apple CarPlay. 17.78 Cm Color Digital TFT Cluster Meter jadi nilai plus. wireless charging, AC digital, serta ambient lighting. Ada tombol kontrol di roda kemudi, AC sudah double blower, Tire Pressure Monitoring System (TPMS).

Kekurangan dan Kelebihan SUV 7 Seater asal Prancis Citroen C3 Aircross

5. Citroen C3 Aircross sangat nyaman dikendarai. Suspensi depan MacPherson Strut dan Torsion Beam di belakang empuk sekali.
6. Di kecepatan tinggi, walau mobil juga terasa tinggi, tapi sangat stabil untuk selap selip dan tidak limbung. Mobil lincah, terasa ringkas, mudah dikendarai, dan jadi sangat percaya diri untuk mengendarainya.

Kekurangan dan Kelebihan SUV 7 Seater asal Prancis Citroen C3 Aircross

7. Kabinnya juga lumayan hening untuk kelas low SUV. Citroen menyebut ini sebagai Cocoon Effect atau efek kempompong.

Kekurangan dan Kelebihan SUV 7 Seater asal Prancis Citroen C3 Aircross

8. Mesin 1.2L PureTech Turbo, 3 silinder segaris membuat Citroen C3 Aircross unik dibandingkan kompetitornya. Tenaga dan performanya cukup oke. Bisa mencapai 110 HP di 5.500 rpm dengan torsi 205 Nm di 1.750 rpm. Jadi, tidak perlu sering-sering bejek gas dalam-dalam, mobil sudah melesat.

9. Cukup irit. Dari pemakaian kombinasi rute kombinasi, SINDONews mendapatkan konsumsi BBM sekitar 12-14 km per liter.

Kekurangan dan Kelebihan SUV 7 Seater asal Prancis Citroen C3 Aircross

10. Beberapa fitur penjuang lainnya, yakni dual airbags, ABS, EBD, ESP, Hill Start Assist, serta Electronic Parking Brake (EPB). EPB ini juga membuat mobil terasa mewah dan berkelas dibandingkan handbrake model tarik.

Kekurangan dan Kelebihan SUV 7 Seater asal Prancis Citroen C3 Aircross

11. Low SUV dengan 7 penumpang. Lebih pendek dari Toyota Terios, tapi lebih lebar.
12. Kursi baris ketiga yang dapat dilepas pasang: (dapat difungsikan sebagai bagasi atau kursi penumpang).

Kekurangan SUV Citroen C3 Aircross
Kekurangan dan Kelebihan SUV 7 Seater asal Prancis Citroen C3 Aircross

1. Nama Citroen di Indonesia sama seperti roti croissant yang asal Prancis. Banyak yang pernah dengar, tapi tidak populer dan mungkin bukan “selera Indonesia”.

Kekurangan dan Kelebihan SUV 7 Seater asal Prancis Citroen C3 Aircross

2. Interior sedikit “norak”. Misalnya dari aksen orange deco hingga desain panel AC. Trim plastik di dashboard kurang mewah. Jok masih fabric. Letak power window belakang dibawah juga menyebalkan.

Kekurangan dan Kelebihan SUV 7 Seater asal Prancis Citroen C3 Aircross

3. Jarak dashboard dan kaca depan terasa pendek sekali. Sehingga pengemudi terasa sedikit “klaustrophobic” atau sempit.
4. Bangku baris ketiga hanya ditujukan untuk anak-anak. Sehingga sempit untuk orang dewasa.
5. Dibandingkan mobil Jepang, bengkel, diler, dan suku cadang jauh lebih terbatas. Harga jual kembali jugatidakstabil.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Citroen 2CV Siap Diluncurkan,...
Citroen 2CV Siap Diluncurkan, Begini Bocoronnya
Citroen ELO, Van Listrik...
Citroen ELO, Van Listrik Enam Kursi Paling Kreatif Diperkenalkan
Citroen Ami Dark Side...
Citroen Ami Dark Side Diluncurkan, Mungil Namun Elegan
Mobil Nyaman Suspensi...
Mobil Nyaman Suspensi Citroen Raih Most Inspiring First Car Choice di Indonesia Automotive Awards 2025
Citroën Resmikan Experience...
Citroën Resmikan Experience Center Bali, Luncurkan New C3 Aircross SUV dan New C3
Rekomendasi
Selain Sertifikat TKA,...
Selain Sertifikat TKA, Ini Syarat Dokumen SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Berita Terkini
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Motor Listrik Jarak...
Motor Listrik Jarak Jauh Berdesain Agresif dan Teknologi Pintar Diluncurkan
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved