Perang Dagang Mereda? Trump Beri Angin Segar Industri Otomotif dengan Pelonggaran Tarif Impor!
Rabu, 30 April 2025 - 15:12 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, para produsen mobil juga akan mendapatkan keringanan bea masuk sebesar 3,75 persen dari total nilai harga ritel yang disarankan produsen untuk kendaraan yang mereka rakit di AS. Sebuah insentif yang diharapkan dapat meringankan beban biaya produksi dan menjaga daya saing industri otomotif AS.
"Kami hanya ingin membantu mereka. Kalau mereka tak bisa mendapatkan suku cadang kami tidak ingin menghukum mereka," ujar Trump, dikutip dari Reuters, mengisyaratkan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah AS terhadap industri otomotif domestik.
Pemerintah AS juga akan memberikan kredit kepada produsen otomotif hingga 15 persen dari nilai kendaraan yang dirakit di dalam negeri. Kredit ini dapat digunakan untuk mengimbangi nilai impor komponen kendaraan, memberikan waktu yang lebih leluasa bagi para produsen untuk merelokasi rantai pasok mereka kembali ke AS.
Pelonggaran tarif otomotif ini merupakan hasil dari lobi intensif yang dilakukan oleh para produsen dan kelompok kebijakan otomotif AS. Mereka menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap dampak negatif dari kebijakan tarif yang menumpuk, yang berpotensi membahayakan produksi otomotif AS.
Setidaknya enam kelompok yang mewakili industri otomotif AS, termasuk Aliansi untuk Inovasi Otomotif yang mewakili sebagian besar produsen mobil besar seperti Toyota, Hyundai, hingga General Motors (GM), turut angkat bicara.
Mereka menekankan bahwa tarif impor yang tinggi dapat membebani para pemasok mobil yang sudah dalam kondisi sulit, dan berpotensi memicu masalah yang lebih luas di industri otomotif AS.
"Kami hanya ingin membantu mereka. Kalau mereka tak bisa mendapatkan suku cadang kami tidak ingin menghukum mereka," ujar Trump, dikutip dari Reuters, mengisyaratkan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah AS terhadap industri otomotif domestik.
Pemerintah AS juga akan memberikan kredit kepada produsen otomotif hingga 15 persen dari nilai kendaraan yang dirakit di dalam negeri. Kredit ini dapat digunakan untuk mengimbangi nilai impor komponen kendaraan, memberikan waktu yang lebih leluasa bagi para produsen untuk merelokasi rantai pasok mereka kembali ke AS.
Pelonggaran tarif otomotif ini merupakan hasil dari lobi intensif yang dilakukan oleh para produsen dan kelompok kebijakan otomotif AS. Mereka menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap dampak negatif dari kebijakan tarif yang menumpuk, yang berpotensi membahayakan produksi otomotif AS.
Setidaknya enam kelompok yang mewakili industri otomotif AS, termasuk Aliansi untuk Inovasi Otomotif yang mewakili sebagian besar produsen mobil besar seperti Toyota, Hyundai, hingga General Motors (GM), turut angkat bicara.
Mereka menekankan bahwa tarif impor yang tinggi dapat membebani para pemasok mobil yang sudah dalam kondisi sulit, dan berpotensi memicu masalah yang lebih luas di industri otomotif AS.
Lihat Juga :