Tiga Alasan Utama Mundurnya LG dari Proyek Baterai Kendaraan Listrik di Indonesia

Sabtu, 03 Mei 2025 - 15:23 WIB
loading...
Tiga Alasan Utama Mundurnya...
LG resmi batal melakukan investasi jumbo di Indonesia, digantikan oleh perusahaan China. Foto: ist
A A A
JAKARTA - LG Energy Solution (LGES) dan konsorsiumnya resmi menarik diri dari proyek pengembangan baterai kendaraan listrik (EV) senilai Rp142 triliun (USD8,45 miliar). Tapi apa sebabnya?

Meski LGES mundur dari proyek “Indonesia Grand Package” yang ambisius, mereka menyatakan tetap terbuka untuk menjajaki bentuk kerjasama lain dengan pemerintah Indonesia.

Terutama melalui usaha patungan pengembangan baterai HLI Green Power yang melibatkan LGES dan Hyundai Motor Group, yang telah meresmikan pabrik sel baterai pertama di Indonesia dengan kapasitas tahunan yang signifikan.

Pemerintah Indonesia juga menunjukkan optimisme dengan menyatakan akan terus mencari investor lain untuk mengembangkan industri baterai EV di Tanah Air, memanfaatkan kekayaan sumber daya nikel yang dimiliki.

Nah, berikut adalah beberapa sebab mundurnya investasi LG dari proyek baterai mobil listrik di Indonesia:

1. Perubahan Lanskap Industri Kendaraan Listrik Global

LGES secara eksplisit menyebutkan adanya pergeseran dalam industri kendaraan listrik, yang dikenal sebagai fenomena “jurang EV” (EV chasm). Fenomena ini mengindikasikan adanya perlambatan atau titik puncak sementara dalam permintaan kendaraan listrik secara global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Kunci agar Mobil...
Ini Kunci agar Mobil Listrik Lebih Hemat Daya Baterai saat Mudik
MG 4X Diluncurkan, Crossover...
MG 4X Diluncurkan, Crossover EV Baru dengan Baterai Semi-Solid-State
Gangfeng Pemasok Power...
Gangfeng Pemasok Power Hyundai Produksi Baterai 650 Wh/kg
Terobosan Baterai Solid-State...
Terobosan Baterai Solid-State Bergantung pada Katoda Bukan Elektrolit
Soal Baterai, Ahli Otomotif...
Soal Baterai, Ahli Otomotif Tegaskan Eropa Tertinggal 20 Tahun dari China
Chery Bikin Geger! Mobil...
Chery Bikin Geger! Mobil Listrik Pertama Pakai Solid-State Battery Meluncur 2026, Jarak Tempuh 1.500 Km
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
LG Tepis Isu Keluar...
LG Tepis Isu Keluar dari Pasar TV dan Menjual Bisnisnya ke Hisense
Rekomendasi
Kontroversi Jeda Hidrasi...
Kontroversi Jeda Hidrasi di Piala Dunia 2026, Klopp Punya Pendapat Sendiri
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Berita Terkini
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya?
Infografis
Pasukan Israel Usir...
Pasukan Israel Usir Pasien dari Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved