Toyota Yakin Mobil Listrik Tidak Bisa Dipakai Balapan
Senin, 05 Mei 2025 - 16:26 WIB
loading...
A
A
A
Menurut laporan industri, proyek tersebut diperkirakan tidak akan siap hingga setelah tahun 2026. Para insinyur di balik proyek tersebut tengah merancang mobil coupe berperforma tinggi dengan penggerak semua roda dan dua motor listrik – satu di depan dan satu di belakang – yang mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu sekitar tiga detik.
Namun bagi Toyoda, semua itu tidak cukup untuk menggantikan sensasi nyata yang ditawarkan oleh mesin bensin. Ia mempertanyakan kemampuan EV dalam konteks balapan, terutama dalam hal daya tahan baterai.
“Mobil listrik di lintasan tidak bertahan lama. Balapan bisa menjadi pertanyaan siapa yang dapat mengisi ulang baterainya paling cepat,” katanya.
Ini bukan pertama kalinya ia menyuarakan keraguan tentang dominasi total EV. Toyoda sebelumnya telah menyatakan bahwa kendaraan listrik hanya akan mencapai sekitar 30 persen dari penjualan global, dan sisanya masih akan membutuhkan berbagai pilihan teknologi termasuk hibrida, mesin pembakaran, dan hidrogen.
Menariknya, meskipun skeptis terhadap EV sebagai pengganti mobil sport, Toyota terus memperluas penawaran model listriknya, termasuk SUV dan sedan seperti bZ3 dan bZ7. Namun untuk segmen performa tinggi, tampaknya mereka masih berfokus pada model konvensional.
Namun bagi Toyoda, semua itu tidak cukup untuk menggantikan sensasi nyata yang ditawarkan oleh mesin bensin. Ia mempertanyakan kemampuan EV dalam konteks balapan, terutama dalam hal daya tahan baterai.
“Mobil listrik di lintasan tidak bertahan lama. Balapan bisa menjadi pertanyaan siapa yang dapat mengisi ulang baterainya paling cepat,” katanya.
Ini bukan pertama kalinya ia menyuarakan keraguan tentang dominasi total EV. Toyoda sebelumnya telah menyatakan bahwa kendaraan listrik hanya akan mencapai sekitar 30 persen dari penjualan global, dan sisanya masih akan membutuhkan berbagai pilihan teknologi termasuk hibrida, mesin pembakaran, dan hidrogen.
Menariknya, meskipun skeptis terhadap EV sebagai pengganti mobil sport, Toyota terus memperluas penawaran model listriknya, termasuk SUV dan sedan seperti bZ3 dan bZ7. Namun untuk segmen performa tinggi, tampaknya mereka masih berfokus pada model konvensional.
Lihat Juga :