Memperkuat Industri Otomotif, China Minta Dongfeng dan Changan Automobile Bergabung

Rabu, 07 Mei 2025 - 10:20 WIB
loading...
Memperkuat Industri...
China Minta Dongfeng dan Changan Automobile Bergabung. FOTO/ CARSCOOPS
A A A
BEIJING - Beijing disebut-sebut berencana menggabungkan dua perusahaan otomotif milik negara , Dongfeng Motor dan Changan Automobile, menjadi satu grup induk sebagai bagian dari upaya mengatasi kelebihan kapasitas dan meningkatkan daya saing industri kendaraan listrik (EV) China.

BACA JUGA - Soal Mobil Listrik, China Gagal Luluhkan Eropa

Pengumuman terkini oleh Dongfeng Motor Group yang terdaftar di bursa Hong Kong dan Changan Automobile yang terdaftar di bursa Shenzhen menunjukkan bahwa pemegang saham utama mereka tengah mempertimbangkan transaksi aset, yang kemungkinan akan mengubah struktur kepemilikan perusahaan induk masing-masing.

Desas-desus tentang kemungkinan penggabungan telah berdampak positif pada pasar saham, dengan saham Dongfeng naik 26 persen menjadi HKD4,06 pada hari Senin, sementara saham Changan Automobile naik 4,7 persen menjadi 14,18 yuan.

Menurut Ivan Li, seorang manajer dana di Loyal Wealth Management Shanghai, langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah China untuk mendorong konsolidasi di sektor otomotif, karena persaingan ketat di industri tersebut telah memengaruhi sebagian besar produsen.

Jika penggabungan tersebut berhasil, entitas baru tersebut akan menjadi produsen mobil terbesar di Tiongkok, menyalip BYD, yang saat ini mendominasi pasar kendaraan listrik global.

Pada tahun 2024, Dongfeng dan Changan secara kolektif akan memproduksi 5,16 juta kendaraan, dengan penjualan masing-masing sebesar 2,48 juta dan 2,68 juta unit. Sebagai perbandingan, BYD akan menjual 4,27 juta kendaraan listrik.

Meskipun penggabungan tersebut berpotensi memperkuat industri otomotif negara tersebut, hal itu juga diakui sebagai proses yang rumit.

Para ahli mengatakan bahwa diperlukan waktu yang lama untuk menyelesaikan kesepakatan tersebut, mengingat dampaknya terhadap tenaga kerja dan ekonomi lokal.

Dongfeng dan Changan juga menekankan bahwa restrukturisasi apa pun pada perusahaan induk mereka tidak akan memengaruhi operasi harian mereka dalam jangka pendek.

Namun, jika penggabungan tersebut terlaksana, hal ini berpotensi membentuk kembali lanskap industri otomotif China.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Rekomendasi
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Berita Terkini
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Motor Listrik Jarak...
Motor Listrik Jarak Jauh Berdesain Agresif dan Teknologi Pintar Diluncurkan
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved