5 Mobil China dengan Ekspor Terbesar, Ternyata Bukan BYD
Sabtu, 10 Mei 2025 - 22:24 WIB
loading...
A
A
A
Pabrik Geely di Belarusia (kapasitas 60.000 unit/tahun) menjadi gerbang ekspor ke Eropa Timur. S&P Global Mobility menilai strategi Geely mengakuisisi merek-merek Eropa kemudian memanfaatkan jaringan distribusinya merupakan langkah genius dalam ekspansi global.
Pabrik senilai $1 miliar di Thailand menjadi basis produksi utama untuk pasar right-hand drive. Menurut penelitian McKinsey, strategi GWM menyasar niche market SUV off-road dengan teknologi canggih seperti tank turn (putaran 360°) berhasil menciptakan diferensiasi kompetitif.
Baca Juga: First to File dan Error in Persona! 2 Alasan Gugatan Merek Denza oleh BYD Kandas di Pengadilan
Pabrik BYD di Thailand yang berkapasitas 150.000 unit/tahun menjadi basis ekspor utama ke ASEAN, sementara fasilitas di Hungaria memasok kebutuhan Eropa. Analis BloombergNEF memprediksi BYD akan menjadi merek mobil global top 5 pada 2027, menggeser posisi tradisional Jepang dan Jerman.
4. Great Wall Motor (GWM)
GWM mencatat ekspor 453.000 unit pada 2024, dengan Haval H6 dan Ora 07 sebagai produk unggulan. Data Fitch Solutions menunjukkan GWM menguasai 25% pasar SUV di Timur Tengah, mengalahkan Toyota RAV4 melalui penawaran fitur mewah dengan harga bersaing.Pabrik senilai $1 miliar di Thailand menjadi basis produksi utama untuk pasar right-hand drive. Menurut penelitian McKinsey, strategi GWM menyasar niche market SUV off-road dengan teknologi canggih seperti tank turn (putaran 360°) berhasil menciptakan diferensiasi kompetitif.
Baca Juga: First to File dan Error in Persona! 2 Alasan Gugatan Merek Denza oleh BYD Kandas di Pengadilan
5. BYD
BYD yang digadang-gadang sebagai eksportir mobil China terbesar hanya tercatat melakukan pengiriman 433.000 kendaraan di 2024. Penjualan tersebut disokong oleh model-model seperti BYD Seal dan Dolphin yang menguasai 15% pasar EV Eropa menurut data Schmidt Automotive Research.Pabrik BYD di Thailand yang berkapasitas 150.000 unit/tahun menjadi basis ekspor utama ke ASEAN, sementara fasilitas di Hungaria memasok kebutuhan Eropa. Analis BloombergNEF memprediksi BYD akan menjadi merek mobil global top 5 pada 2027, menggeser posisi tradisional Jepang dan Jerman.
(dan)
Lihat Juga :