AS Sebut Penggunaan Baterai Lithium Mempercepat datangnya Kiamat

Selasa, 20 Mei 2025 - 10:51 WIB
loading...
A A A
Menurutnya, dampak penambangan lithium dapat terlihat pada saat pemanasan global meningkat dan bumi mengalami masalah kekurangan air.

Di Eropa, Inggris atau Prancis tengah bersiap menghadapi masalah kekeringan, meskipun secara historis, negara-negara tersebut belum pernah mengalami situasi seperti itu sebelumnya.

Baru-baru ini, sebuah proyek penambangan litium di AS diklaim memiliki konsumsi air tahunan yang setara dengan 15.000 rumah. Jadi, jelas terlihat bahwa penambangan litium sebenarnya memperburuk masalah pemanasan global.

Ya, Anda pasti bertanya-tanya mengapa hanya industri transportasi yang harus disalahkan? Untuk menjawab pertanyaan ini, penelitian tersebut menemukan bahwa industri transportasi menerima permintaan litium yang lebih besar daripada elektronik rumah tangga standar.

Solusi utama yang ditawarkan oleh penelitian ini adalah bahwa industri transportasi perlu mengurangi permintaan atau penggunaan litium selain mengurangi ukuran kendaraan listrik atau baterai yang digunakan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Jurus China Singkirkan...
Jurus China Singkirkan Mobil PHEV Eropa dari Pasar Otomotif
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
IAGL ITB Dorong Pemerintah...
IAGL ITB Dorong Pemerintah Gedor Lifting dan Ekosistem Industri Baterai Nikel
AS Kembangkan Baterai...
AS Kembangkan Baterai Nuklir Berdaya Tinggi untuk Pertahanan Militer
Lulus Doktoral, Dosen...
Lulus Doktoral, Dosen ITPLN Temukan Solusi Cas EV Super Cepat
Rekomendasi
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Berita Terkini
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
DUNLOP Hadirkan SmartCare...
DUNLOP Hadirkan SmartCare Warranty, Solusi Tenang Pengguna Ban BLUE RESPONSE TG
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Pertamax Tembus Rp16.250?...
Pertamax Tembus Rp16.250? Ini Daftar Harga Mobil Hybrid Termurah hingga Termahal 2026!
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved