AS Sebut Penggunaan Baterai Lithium Mempercepat datangnya Kiamat

Selasa, 20 Mei 2025 - 10:51 WIB
loading...
AS Sebut Penggunaan...
Baterai Mobil Listrik. FOTO/ CARSCOOPS
A A A
NEW YORK - Sebuah studi oleh University of California, Amerika Serikat , menemukan bahwa lithium yang digunakan dalam baterai kendaraan listrik dapat mempercepat datangnya Kiamat karena kerusakan lingkungan.

BACA JUGA - Toyota Yakin Teknologi Baterai seperti Ini Tidak Dimiliki Mobil Listrik China

Mengutip dari studi tersebut, penambangan skala besar menyebabkan kerugian sosial dan lingkungan, termasuk meningkatnya intensitas kekeringan dan berkurangnya keanekaragaman hayati.

Di AS, 79 persen endapan lithium berada dalam jarak 35 mil dari pemukiman penduduk asli Amerika dan operasi penambangan sering kali dimulai tanpa memperoleh izin dari penduduk asli di daerah tersebut.

Selain AS, negara-negara Amerika Selatan seperti Chili dan Argentina juga menghadapi situasi serupa, sehingga memengaruhi lingkungan dan pembangunan sosial.

Menurutnya, dampak penambangan lithium dapat terlihat pada saat pemanasan global meningkat dan bumi mengalami masalah kekurangan air.

Di Eropa, Inggris atau Prancis tengah bersiap menghadapi masalah kekeringan, meskipun secara historis, negara-negara tersebut belum pernah mengalami situasi seperti itu sebelumnya.

Baru-baru ini, sebuah proyek penambangan litium di AS diklaim memiliki konsumsi air tahunan yang setara dengan 15.000 rumah. Jadi, jelas terlihat bahwa penambangan litium sebenarnya memperburuk masalah pemanasan global.

Ya, Anda pasti bertanya-tanya mengapa hanya industri transportasi yang harus disalahkan? Untuk menjawab pertanyaan ini, penelitian tersebut menemukan bahwa industri transportasi menerima permintaan litium yang lebih besar daripada elektronik rumah tangga standar.

Solusi utama yang ditawarkan oleh penelitian ini adalah bahwa industri transportasi perlu mengurangi permintaan atau penggunaan litium selain mengurangi ukuran kendaraan listrik atau baterai yang digunakan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
IAGL ITB Dorong Pemerintah...
IAGL ITB Dorong Pemerintah Gedor Lifting dan Ekosistem Industri Baterai Nikel
AS Kembangkan Baterai...
AS Kembangkan Baterai Nuklir Berdaya Tinggi untuk Pertahanan Militer
Lulus Doktoral, Dosen...
Lulus Doktoral, Dosen ITPLN Temukan Solusi Cas EV Super Cepat
Rekomendasi
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Berita Terkini
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 JakartaBandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved