Dari Puncak Kejayaan Hingga Jurang Kebangkrutan, Nissan Jual Kantor Pusat di Yokohama
Rabu, 04 Juni 2025 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
CEO Ivan Espinosa, yang mengambil alih jabatan puncak di pabrikan mobil ini bulan lalu, kini mewarisi pekerjaan berat. Penjualan global Nissan telah anjlok drastis sejak pandemi. Tujuan utamanya sekarang adalah merampingkan perusahaan melalui PHK dan penutupan pabrik, menghilangkan kapasitas produksi berlebih, dan menargetkan penjualan tahunan antara 2-3 juta kendaraan. Ia juga harus menghadapi situasi tarif yang tidak terduga, yang mengikis fleksibilitas global yang dulunya menjadi kekuatan Nissan.
Baca Juga: Praga Bohema Supercar Berjantung Pacu Nissan GT-R
Nissan sangat membutuhkan merger dengan Honda. Sepuluh tahun ke depan dalam industri otomotif kemungkinan besar akan menjadi kejam dan kacau, dengan para produsen mobil yang menyeret neraca keuangan yang tertekan harus membuat pilihan yang nyaris eksistensial tentang bagaimana bertahan hidup. Menjual kantor pusat mungkin tidak terhindarkan bagi Nissan, begitu pula langkah-langkah Espinosa lainnya. Namun, ini juga merupakan tanda bahwa keputusan yang jauh lebih sulit mungkin menantididepan.
Terlambat Sudah? Rencana 'Re:Nissan' dan Masa Depan yang Kelam
Rencana Espinosa, yang dijuluki "Re:Nissan," menggabungkan penjualan aset besar-besaran dengan pemangkasan karyawan.Baca Juga: Praga Bohema Supercar Berjantung Pacu Nissan GT-R
Nissan sangat membutuhkan merger dengan Honda. Sepuluh tahun ke depan dalam industri otomotif kemungkinan besar akan menjadi kejam dan kacau, dengan para produsen mobil yang menyeret neraca keuangan yang tertekan harus membuat pilihan yang nyaris eksistensial tentang bagaimana bertahan hidup. Menjual kantor pusat mungkin tidak terhindarkan bagi Nissan, begitu pula langkah-langkah Espinosa lainnya. Namun, ini juga merupakan tanda bahwa keputusan yang jauh lebih sulit mungkin menantididepan.
(dan)
Lihat Juga :