Hati-hati Harga Murah! Mobil Bekas seperti Baru dari China Beredar di Pasaran

Senin, 09 Juni 2025 - 08:48 WIB
loading...
Hati-hati Harga Murah!...
Mobil Bekas seperti Baru dari China Beredar di Pasaran. FOTO/ CAR NEWS CHINA
A A A
BEIJING - Kontroversi yang berkembang telah muncul di sektor otomotif China atas apa yang disebut "mobil bekas nol kilometer"kendaraan yang telah terdaftar tetapi tidak pernah dikendarai, kini membanjiri pasar mobil bekas.

BACA JUGA - GAC Aion Luncurkan DiDi, Speknya Bikin Geleng-geleng Kepala

Tokoh industri seperti Ketua Great Wall Motor Wei Jianjun angkat bicara, dan praktik ini menuai kritik karena mendistorsi data penjualan, menyesatkan konsumen, dan merusak stabilitas pasar jangka panjang.

Inti dari fenomena "mobil bekas nol kilometer" terletak pada proses di mana kendaraan baru didaftarkan sebagai mobil yang terjual, sering kali ke dealer afiliasi atau platform pihak ketiga, lalu dijual kembali sebagai mobil bekas meskipun jarak tempuhnya sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali.

Manuver ini memiliki beberapa tujuan: membantu produsen mobil mencapai target penjualan, memungkinkan dealer untuk menjual stok yang tidak terjual, dan, dalam beberapa kasus, memanfaatkan subsidi atau kebijakan ekspor yang terkait dengan status registrasi kendaraan.

Para analis menunjukkan bahwa praktik ini terkait erat dengan tantangan sistemik dalam industri ini. Kelebihan kapasitas tetap menjadi masalah yang mendesak, dengan persediaan mobil penumpang nasional mencapai 3,5 juta unit pada bulan April 2025.

Beberapa produsen beroperasi dengan utilisasi kapasitas kurang dari 50%, yang mendorong taktik agresif untuk mengurangi tekanan persediaan. Selain itu, perang harga yang intens dan ketergantungan pada subsidi pemerintah, khususnya di sektor kendaraan energi baru (NEV), telah menciptakan kondisi yang matang untuk strategi penjualan yang tidak transparan tersebut.

Meskipun kendaraan ini sering kali dibanderol dengan harga menarik terkadang 30% di bawah harga eceran yang disarankan pabrikan kendaraan ini memiliki risiko tersembunyi yang signifikan.

Garansi biasanya dimulai saat pendaftaran, yang berarti pembeli dapat kehilangan jaminan selama berbulan-bulan. Beberapa model juga disertai pinjaman yang belum dibayar atau riwayat kepemilikan yang tidak jelas, yang membuat konsumen menghadapi potensi masalah hukum dan keuangan.

Analis pasar memperingatkan bahwa konsekuensi jangka panjang melampaui transaksi individual. Data penjualan yang digelembungkan secara artifisial dapat menyesatkan investor, mengaburkan permintaan pasar, dan mendistorsi persaingan. Misalnya, harga mobil bekas untuk model seperti BYD Qin L telah jatuh 30-40% di bawah harga resmi, yang memicu efek domino di seluruh model yang bersaing dan berkontribusi pada jatuhnya ekspektasi harga secara lebih luas.

Menanggapi meningkatnya kekhawatiran tersebut, Kementerian Perdagangan China mengadakan pertemuan tingkat tinggi pada tanggal 27 Mei dengan para pelaku utama, termasuk BYD , Dongfeng , dan platform mobil bekas Guazi.

Pembahasan difokuskan pada pengetatan pengawasan transaksi mobil bekas dan penindakan pelaporan penjualan yang curang. Para pejabat dilaporkan sedang mempertimbangkan kerangka kerja yang mirip dengan pendekatan Komisi Sekuritas dan Bursa AS terhadap "channel stuffing," taktik manipulasi keuangan di mana perusahaan melebih-lebihkan pendapatan dengan mendorong kelebihan stok ke saluran distribusi.

Para pakar industri menganjurkan untuk beralih dari taktik jangka pendek. Strategi yang direkomendasikan meliputi penyeimbangan ulang perencanaan produksi, peningkatan transparansi dalam riwayat dan garansi kendaraan, dan perluasan ekspor kendaraan bekas yang diatur ke pasar luar negeri seperti Rusia untuk meredakan tekanan domestik.

Konsumen disarankan untuk meneliti daftar yang ditandai sebagai "hampir baru" dan membandingkannya dengan harga resmi agar tidak terkejut. Diskon besar lebih dari 30% dapat menunjukkan bahwa mobil tersebut adalah kendaraan bekas tanpa kilometer.

Pembeli harus menggunakan nomor identifikasi kendaraan (VIN) untuk memverifikasi tanggal registrasi, catatan servis, dan klaim asuransi. Memilih dealer yang memiliki reputasi baik, meminta perjanjian garansi tertulis, dan memastikan semua kewajiban finansial pada mobil tersebut dilunasi juga merupakan langkah penting.

Bila perbedaan harga hanya sedikit di bawah 15% para ahli menyarankan untuk tetap menggunakan kendaraan baru untuk mempertahankan cakupan garansi dan ketenangan pikiran. Namun, dalam kasus di mana diskon besar lebih besar daripada kerugiannya, pembeli harus berhati-hati dan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya.

Meskipun beberapa pihak berpendapat bahwa maraknya mobil bekas tanpa kilometer merupakan respons pasar yang wajar terhadap kelebihan pasokan, banyak pihak di industri ini menganggapnya sebagai jalan pintas yang berbahaya.

Wei Jianjun dan yang lainnya telah menyerukan untuk kembali ke hal-hal mendasar: inovasi, kualitas produk, dan kepercayaan konsumen. Tanpa reformasi sistemik, ketergantungan pada taktik-taktik ini berisiko mengikis ekuitas merek dan memicu siklus erosi harga dan ketidakpercayaan.

Karena industri ini mengalami transisi yang menyakitkan yang ditandai oleh restrukturisasi dan pengetatan kebijakan, masa depan model mobil bekas nol kilometer akan bergantung pada tindakan regulasi dan pengendalian diri perusahaan. Untuk saat ini, beban kehati-hatian sangat dipikul konsumen.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Putusan Mahkamah Agung...
Putusan Mahkamah Agung Tetapkan Worcas Group Menang atas Sengketa Merek DENZA
BYD Rilis Sedan Mewah...
BYD Rilis Sedan Mewah Yangwang U7 Bermesin Empat Motor Listrik dengan Jangkauan 1.006 Km
Israel Tarik 700 Kendaraan...
Israel Tarik 700 Kendaraan China dari Militer Terkait Risiko Spionase
Rekomendasi
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Berita Terkini
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Infografis
Destinasi Wisata Perang...
Destinasi Wisata Perang di Rusia Diminati Turis dari China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved