Membaca Potensi Wuling EV Van untuk Pasar Indonesia
Minggu, 15 Juni 2025 - 11:21 WIB
loading...
WULING EV VAN. FOTO/ DOK SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Wuling EV Van, kendaraan listrik terbaru dari Wuling Motors telah diperkenalkan di ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025, dan rencananya akan diluncurkan pada kuartal ketiga 2025. Lalu bagaimana dengan potensi pasar dengan kehadiran Wuling EV Van.
Model ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar komersial di Indonesia, dengan fokus pada efisiensi operasional dan ramah lingkungan.
Latar belakang Wuling Motors menghadirkan EV Van untuk pasar komersial di Indonesia berdasarkan data menunjukkan, penjualan kendaraan komersial di Indonesia stabil di kisaran 200.000 unit per tahun, dengan Light Commercial Vehicle (LCV) menyumbang lebih dari 50%.
Namun, kontribusi EV di segmen komersial masih 0,1% karena terbatasnya pilihan produk. Wuling melihat peluang ini dan menghadirkan EV Van sebagai solusi.
Menurut Ricky Christian, Marketing Operation Director Wuling Motors, pasar kendaraan komersial di Indonesia memiliki potensi besar, terutama untuk kendaraan listrik.
“Wuling EV Van hadir untuk mengisi segmen komersial dengan desain modern, multifungsi, dan efisiensi tinggi dalam mendukung operasional bisnis,” ujar Ricky.
Ia menjelaskan perihal tampilan luar pada Wuling EV Van tersebut memiliki desain modern, mengusung karakter khas kendaraan elektrik yang tampil futuristik. Bagian depan EV Van ini dilengkapi dengan lampu proyektor LED yang memberikan tampilan modern serta fungsional.
Lalu di bagian sampingnya terasa gaya boxy atau mengotak yang dipilih dalam rangka mengoptimalkan volume kabin. Di bagian belakangnya juga didesain kokoh dengan pintu bergaya asimetris yang semakin menambah kepraktisan dalam pengoperasiannya.
Kemampuan multifungsional Wuling EV Van ini dirancang sebagai kendaraan yang bisa dipakai buat mendukung pelbagai keperluan. EV Van hadir dengan dimensi panjang 5.010 x lebar 1.800 x tinggi 1.960 millimeter (mm). Kendaraan ini menawarkan ruang kabin yang berkapasitas 6,5 meter kubik.
Guna menunjang kebutuhan akses, Wuling EV Van dilengkapi pintu belakang yang bisa terbuka hingga 270 derajat, dan pintu geser di sisi samping yang punya bukaan lebar hingga 777 mm, sehingga membuat keluar masuk kabin di mobil listrik ini semakin efisien dan praktis.
Berbicara tentang kompetensinya sebagai mobil listrik yang efisien untuk kebutuhan bisnis, Wuling EV Van disematkan motor listrik berkekuatan 75 kW, juga didukung oleh baterai dengan kapasitas 56,2 kWh yang memungkinkan mobil model van ini sanggup menjelajah hingga 400 kilometer (berdasarkan tes CLTC) dalam sekali pengisian daya penuh.
Terlebih lagi, Wuling EV Van sudah menggunakan teknologi Magic Battery yang diklaim aman serta terdapat fasilitas fast charging atau pengisian daya cepat yang memungkinkan baterainya terisi dari 30 hingga 80 persen dalam waktu kurang lebih 30 menit.
Sama seperti mobil listrik pada umumnya di mana Wuling EV Van tersebut punya manfaat tambahan bagi pemiliknya, seperti perawatan yang lebih terjangkau, bebas ganjil genap di DKI Jakarta, pajak tahunan yang ringan, dan biaya energi yang jauh lebih hemat secara menyeluruh.
Wuling sendiri sudah mengadakan Open Pre Book untuk EV Van di PEVS 2025 kemarin. Untuk konsumen yang sudah memesan lebih awal akan mendapatkan beberapa keuntungan seperti prioritas pengiriman unit, free AC Charging Device, serta Extensive Free Maintenance, yakni program yang membuat konsumen EV Wuling mendapatkan kenyamanan dalam hal biaya kepemilikan dan perawatan.
Wuling EV Van direncanakan akan hadir di pasar Indonesia pada kuartal ketiga (Q3) tahun ini dan diproduksi secara lokal di fasilitas kami yang terletak di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.
Model ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar komersial di Indonesia, dengan fokus pada efisiensi operasional dan ramah lingkungan.
Latar belakang Wuling Motors menghadirkan EV Van untuk pasar komersial di Indonesia berdasarkan data menunjukkan, penjualan kendaraan komersial di Indonesia stabil di kisaran 200.000 unit per tahun, dengan Light Commercial Vehicle (LCV) menyumbang lebih dari 50%.
Namun, kontribusi EV di segmen komersial masih 0,1% karena terbatasnya pilihan produk. Wuling melihat peluang ini dan menghadirkan EV Van sebagai solusi.
Menurut Ricky Christian, Marketing Operation Director Wuling Motors, pasar kendaraan komersial di Indonesia memiliki potensi besar, terutama untuk kendaraan listrik.
“Wuling EV Van hadir untuk mengisi segmen komersial dengan desain modern, multifungsi, dan efisiensi tinggi dalam mendukung operasional bisnis,” ujar Ricky.
Ia menjelaskan perihal tampilan luar pada Wuling EV Van tersebut memiliki desain modern, mengusung karakter khas kendaraan elektrik yang tampil futuristik. Bagian depan EV Van ini dilengkapi dengan lampu proyektor LED yang memberikan tampilan modern serta fungsional.
Lalu di bagian sampingnya terasa gaya boxy atau mengotak yang dipilih dalam rangka mengoptimalkan volume kabin. Di bagian belakangnya juga didesain kokoh dengan pintu bergaya asimetris yang semakin menambah kepraktisan dalam pengoperasiannya.
Kemampuan multifungsional Wuling EV Van ini dirancang sebagai kendaraan yang bisa dipakai buat mendukung pelbagai keperluan. EV Van hadir dengan dimensi panjang 5.010 x lebar 1.800 x tinggi 1.960 millimeter (mm). Kendaraan ini menawarkan ruang kabin yang berkapasitas 6,5 meter kubik.
Guna menunjang kebutuhan akses, Wuling EV Van dilengkapi pintu belakang yang bisa terbuka hingga 270 derajat, dan pintu geser di sisi samping yang punya bukaan lebar hingga 777 mm, sehingga membuat keluar masuk kabin di mobil listrik ini semakin efisien dan praktis.
Berbicara tentang kompetensinya sebagai mobil listrik yang efisien untuk kebutuhan bisnis, Wuling EV Van disematkan motor listrik berkekuatan 75 kW, juga didukung oleh baterai dengan kapasitas 56,2 kWh yang memungkinkan mobil model van ini sanggup menjelajah hingga 400 kilometer (berdasarkan tes CLTC) dalam sekali pengisian daya penuh.
Terlebih lagi, Wuling EV Van sudah menggunakan teknologi Magic Battery yang diklaim aman serta terdapat fasilitas fast charging atau pengisian daya cepat yang memungkinkan baterainya terisi dari 30 hingga 80 persen dalam waktu kurang lebih 30 menit.
Sama seperti mobil listrik pada umumnya di mana Wuling EV Van tersebut punya manfaat tambahan bagi pemiliknya, seperti perawatan yang lebih terjangkau, bebas ganjil genap di DKI Jakarta, pajak tahunan yang ringan, dan biaya energi yang jauh lebih hemat secara menyeluruh.
Wuling sendiri sudah mengadakan Open Pre Book untuk EV Van di PEVS 2025 kemarin. Untuk konsumen yang sudah memesan lebih awal akan mendapatkan beberapa keuntungan seperti prioritas pengiriman unit, free AC Charging Device, serta Extensive Free Maintenance, yakni program yang membuat konsumen EV Wuling mendapatkan kenyamanan dalam hal biaya kepemilikan dan perawatan.
Wuling EV Van direncanakan akan hadir di pasar Indonesia pada kuartal ketiga (Q3) tahun ini dan diproduksi secara lokal di fasilitas kami yang terletak di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.
(wbs)
Lihat Juga :