Honda Super EV Bakal Diluncurkan di Eropa, Ini Bocorannya
Kamis, 19 Juni 2025 - 07:47 WIB
loading...
Honda Super EV. FOTO/ DAILY
A
A
A
BERLIN - Honda bersiap mencuri perhatian di ajang Goodwood Festival of Speed 2025 (10-13 Juli) dengan berbagai model baru dan konsep menarik.
BACA JUGA - Toyota Segera Rilis Mobil Listrik?
Di antaranya adalah Civic Type R Ultimate Edition serta kemunculan Prelude hybrid dan SUV 0 dengan tampilan luar biasa. Namun, satu model konsep yang benar-benar mencuri perhatian adalah hatchback mungil, yang diberi nama Super EV.
Meski Honda masih merahasiakan model ini, desainnya yang kotak dan atapnya yang tinggi jelas menangkap aura mobil kei asal Jepang. Mengingatkan kita pada Honda N-One, tetapi Super EV ini mungkin sedikit lebih besar, seolah-olah merupakan penerus tidak resmi Honda e yang produksinya dihentikan pada Januari 2024.
Tidak seperti N-One yang menggunakan mesin bensin 658cc, Super EV ini tampak lebih modern dan berani. Spatbor besar dan bentuk keseluruhan yang menyerupai Honda e mengisyaratkan bahwa ini bisa menjadi model yang sepenuhnya bertenaga listrik di segmen A, segmen yang sama dengan Hyundai i10, Kia Picanto, dan Volkswagen up! yang sekarang sudah tidak ada lagi.
Menariknya, meskipun disebut sebagai konsep, Super EV tampak hampir siap untuk diproduksi. Mobil ini hadir dengan spion samping ukuran penuh, pelek berukuran reguler, dan port pengisian daya yang terletak di dekat logo depan yang masih tersembunyi.
Sensor hujan dan cahaya juga terlihat di bagian atas kaca depan, memberikan kesan bahwa mobil ini bukan sekadar prototipe desain.
Selain itu, mobil ini juga dilengkapi dengan gagang pintu konvensional dan spoiler atap yang menjanjikan elemen sporty. Menariknya, pelat nomor pada mobil setir kanan ini menunjukkan bahwa mobil ini mungkin telah diuji secara aktif di jalanan Inggris.
Di dalam, terlihat layar infotainment berbentuk tablet yang tampak "menonjol" dari dasbor, gaya yang semakin populer di mobil-mobil modern.
Sebelumnya, Honda e dipuji karena desain retro-modernnya tetapi dikritik karena jarak tempuhnya yang pendek dan harganya yang mahal.
Jika Super EV ini merupakan koreksi atas kekurangan ini, Honda mungkin akan meraih kesuksesan di segmen hatchback listrik kompak, terutama dengan pesaing seperti Hyundai Inster di pasar Eropa.
BACA JUGA - Toyota Segera Rilis Mobil Listrik?
Di antaranya adalah Civic Type R Ultimate Edition serta kemunculan Prelude hybrid dan SUV 0 dengan tampilan luar biasa. Namun, satu model konsep yang benar-benar mencuri perhatian adalah hatchback mungil, yang diberi nama Super EV.
Meski Honda masih merahasiakan model ini, desainnya yang kotak dan atapnya yang tinggi jelas menangkap aura mobil kei asal Jepang. Mengingatkan kita pada Honda N-One, tetapi Super EV ini mungkin sedikit lebih besar, seolah-olah merupakan penerus tidak resmi Honda e yang produksinya dihentikan pada Januari 2024.
Tidak seperti N-One yang menggunakan mesin bensin 658cc, Super EV ini tampak lebih modern dan berani. Spatbor besar dan bentuk keseluruhan yang menyerupai Honda e mengisyaratkan bahwa ini bisa menjadi model yang sepenuhnya bertenaga listrik di segmen A, segmen yang sama dengan Hyundai i10, Kia Picanto, dan Volkswagen up! yang sekarang sudah tidak ada lagi.
Menariknya, meskipun disebut sebagai konsep, Super EV tampak hampir siap untuk diproduksi. Mobil ini hadir dengan spion samping ukuran penuh, pelek berukuran reguler, dan port pengisian daya yang terletak di dekat logo depan yang masih tersembunyi.
Sensor hujan dan cahaya juga terlihat di bagian atas kaca depan, memberikan kesan bahwa mobil ini bukan sekadar prototipe desain.
Selain itu, mobil ini juga dilengkapi dengan gagang pintu konvensional dan spoiler atap yang menjanjikan elemen sporty. Menariknya, pelat nomor pada mobil setir kanan ini menunjukkan bahwa mobil ini mungkin telah diuji secara aktif di jalanan Inggris.
Di dalam, terlihat layar infotainment berbentuk tablet yang tampak "menonjol" dari dasbor, gaya yang semakin populer di mobil-mobil modern.
Sebelumnya, Honda e dipuji karena desain retro-modernnya tetapi dikritik karena jarak tempuhnya yang pendek dan harganya yang mahal.
Jika Super EV ini merupakan koreksi atas kekurangan ini, Honda mungkin akan meraih kesuksesan di segmen hatchback listrik kompak, terutama dengan pesaing seperti Hyundai Inster di pasar Eropa.
(wbs)
Lihat Juga :