Perusaan Induk Neta Terancam Bangkrut? Ini Masalah Utamanya

Senin, 23 Juni 2025 - 11:54 WIB
loading...
Perusaan Induk Neta...
Zhejiang Hozon New Energy Automobile,. FOTO/ THE ECONOMIIC TIMES
A A A
BEIJING - Zhejiang Hozon New Energy Automobile, perusahaan induk merek kendaraan listrik (EV) Neta, kini menghadapi proses kebangkrutan formal, menurut laporan media China.

BACA JUGA - Mobil Listrik Neta V dan Neta U Bakal Diproduksi di Indonesia Mulai 2024

Proses tersebut dilaporkan dimulai pada 19 Juni, mencerminkan krisis keuangan serius yang saat ini melanda perusahaan tersebut.

Seperti dilansir The Economic Times, Senin (23/6/2026), beberapa ruang pamer Neta di Shanghai juga dikatakan telah menutup operasinya, yang semakin memperburuk situasi.

Catatan pada platform pengungkapan kebangkrutan nasional China menunjukkan bahwa tindakan tersebut dimulai oleh kreditor sejak bulan lalu.

Perusahaan periklanan Shanghai Yuxing mengajukan petisi terhadap Hozon pada 13 Juni atas biaya yang belum dibayarkan terkait dengan layanan pameran.

Pengadilan telah menerima kasus tersebut dan menunjuk seorang administrator untuk menangani proses reorganisasi perusahaan.

Portal investasi Tiongkok Bamboo Works melaporkan bahwa Hozon saat ini sedang dalam tahap restrukturisasi perusahaan formal dalam upaya menyelamatkan operasi bisnisnya.

Sebuah pernyataan resmi dari halaman Facebook Neta Thailand pada 12 Juni mengklaim bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari rencana pemulihan yang diawasi pengadilan dan didukung oleh pemerintah.

Namun, informasi yang saling bertentangan muncul dari Thailand ketika seorang pemasok lokal mengklaim bahwa seluruh tim operasi Neta telah diberhentikan pada akhir Mei, sementara distributor dan pemasok menderita kerugian besar.

Secara internal, masalah keuangan Neta bukanlah hal baru. Laporan mengatakan bahwa gaji pekerja telah menunggak sejak paruh kedua tahun lalu, yang memengaruhi produksi dan mengakibatkan PHK massal.

Zhang Yong mengundurkan diri sebagai Chief Executive Officer (CEO) pada bulan Desember dan digantikan oleh Chairman Fang Yunzhou, yang berjanji untuk melaksanakan reformasi dan meningkatkan margin keuntungan. Namun, kinerja operasional perusahaan belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Bahkan, awal bulan ini, sekelompok pekerja dilaporkan mengambil tindakan untuk menuntut gaji mereka dibayarkan langsung kepada CEO.

Beban utang Hozon kini diperkirakan telah mencapai hampir 10 miliar yuan, dan upaya untuk merestrukturisasi pinjaman dan menarik investor baru tampaknya belum membuahkan hasil yang meyakinkan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya?
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Apple Menguji iPhone...
Apple Menguji iPhone Lipat seperti Samsung Galaxy Z Flip?
Rekomendasi
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
Berita Terkini
DFSK E5 Plus: Pre-Booking...
DFSK E5 Plus: Pre-Booking Dibuka, Ratusan Unit Ludes di Hari Pertama
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
Ford Gunakan Beruang...
Ford Gunakan Beruang Raksasa untuk Menguji Kualitas F150
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved