Setelah Dihalau di Barat, Raksasa Otomotif China Kini Menjadikan Afrika Medan Perang Baru

Sabtu, 28 Juni 2025 - 17:34 WIB
loading...
A A A
"Selama mereka tetap terjangkau dari segi biaya di muka, mereka akan mampu membedakan diri dari merek-merek lawas yang menawarkan spesifikasi serupa," kata Greg Cress dari firma penasihat Accenture.

Ambisi 'Loncatan Katak' dan Pabrik Lokal

Di balik strategi ini, ada sebuah ambisi besar yang disebut sebagai "loncatan katak". Para pemain China ini tidak ingin mengikuti alur evolusi otomotif yang lambat. Mereka ingin membawa Afrika melompat langsung dari era mesin konvensional ke era energi baru.

"Saya rasa Afrika Selatan dan seluruh Afrika memiliki peluang yang sangat besar untuk melakukan apa yang saya sebut sebagai 'lompatan katak' dari mesin pembakaran internal ke mobil energi terbarukan," ujar Steve Chang, General Manager BYD Auto Afrika Selatan, dengan penuh percaya diri.

Untuk mewujudkan ambisi ini, mereka tidak hanya mengimpor. Para pemain seperti Chery dan GWM kini secara serius menjajaki kemungkinan untuk membangun pabrik perakitan lokal.

Langkah ini tidak hanya akan memotong biaya, tetapi juga memungkinkan mereka untuk memanfaatkan program insentif dari pemerintah setempat dan menjadikan Afrika Selatan sebagai basis produksi untuk seluruh benua.

Dunia kini menyaksikan sebuah pertaruhan raksasa. Akankah para naga dari Timur ini berhasil menaklukkan benteng terakhir otomotif dunia? Ataukah mereka akan terbentur oleh realita infrastruktur dan daya beli yang menantang? Satu hal yang pasti, Afrika kini telah menjadi papan catur utama dalam perang globalmobillistrik.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya?
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Rekomendasi
Messi Pemersatu, Ronaldo...
Messi Pemersatu, Ronaldo Biang Masalah Portugal
Bupati dan Sekda Kuansing...
Bupati dan Sekda Kuansing Kenakan Rompi Oranye usai Serahkan Diri ke KPK
Presiden Belarus Lukashenko...
Presiden Belarus Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
Berita Terkini
Volkswagen Group Disinyalir...
Volkswagen Group Disinyalir Akan Menjual Ducati?
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Bawa SIMC ke PRJ 2026...
Bawa SIMC ke PRJ 2026 Bisa Dapat Subsidi Harga Kendaraan Listrik
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved