Bendera Putih di Tengah Gempuran: Tsunami Mobil China Paksa Mazda Revisi Target, Penjualan Terjun Bebas
Rabu, 02 Juli 2025 - 09:20 WIB
loading...
A
A
A
"Memang kita tak pungkiri saat ini banyak pilihan produk yang murah-murah. Tentunya by the end of the day konsumen akan melihat tidak hanya kualitas tetapi juga pilihan berbeda," tambahnya.
Pernyataan "produk yang murah-murah" ini adalah sebuah pengakuan terbuka bahwa strategi harga agresif dari para pendatang baru telah berhasil menggerogoti pasar yang selama ini mereka kuasai.
"Kami punya banyak produk yang akan diluncurkan sampai tahun 2030," ujar Ricky, seolah memberi sinyal bahwa ini adalah sebuah pertarungan jangka panjang, bukan sekadar pertempuran sesaat.
Pada akhirnya, nasib Mazda di Indonesia kini berada di ujung tanduk. Apakah peluncuran dua SUV baru nanti akan cukup kuat untuk membendung tsunami mobil China? Ataukah sang maestro desain dari Jepang ini harus merelakan takhtanya direbut oleh para pendatang baru yang lebih agresif? GIIAS 2025 akan menjadi saksi dari awal pertarungan eksistensialmereka.
Pernyataan "produk yang murah-murah" ini adalah sebuah pengakuan terbuka bahwa strategi harga agresif dari para pendatang baru telah berhasil menggerogoti pasar yang selama ini mereka kuasai.
Serangan Balik di GIIAS 2025
Namun, Mazda tidak menyerah begitu saja. Mereka tengah menyiapkan sebuah serangan balik. Untuk mendongkrak kembali penjualan dan minat konsumen, Mazda berencana untuk meluncurkan dua model SUV terbaru mereka di panggung akbar Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025."Kami punya banyak produk yang akan diluncurkan sampai tahun 2030," ujar Ricky, seolah memberi sinyal bahwa ini adalah sebuah pertarungan jangka panjang, bukan sekadar pertempuran sesaat.
Pada akhirnya, nasib Mazda di Indonesia kini berada di ujung tanduk. Apakah peluncuran dua SUV baru nanti akan cukup kuat untuk membendung tsunami mobil China? Ataukah sang maestro desain dari Jepang ini harus merelakan takhtanya direbut oleh para pendatang baru yang lebih agresif? GIIAS 2025 akan menjadi saksi dari awal pertarungan eksistensialmereka.
(dan)
Lihat Juga :