Mengapa Terjadi Perang Harga Mobil besar-besar di China?
Sabtu, 12 Juli 2025 - 22:38 WIB
loading...
A
A
A
3. Nio dan Xpeng, dua jenama EV yang terkenal, berada di ujung tanduk. Mereka menjadi salah satu yang paling lama dalam membayar pemasok, masing-masing 223 hari dan 237 hari, dan terus merugi meskipun berhasil memperbaiki margin negatif mereka.
Menanggapi tekanan ini, Nio dan Xpeng sama-sama berkomitmen untuk berusaha memenuhi tenggat pembayaran 60 hari dari pemerintah sesegera mungkin.
Namun, dampak dari krisis ini sudah terasa secara global. Banjir ekspor mobil murah dari China telah mengguncang pasar di Eropa dan Amerika, memicu perang dagang dan pengenaan tarif balasan.
Pada akhirnya, apa yang terjadi di China adalah sebuah proses "seleksi alam" yang menyakitkan namun tak terhindarkan. Subsidi besar-besaran dan produksi tanpa kendali telah menciptakan sebuah gelembung.
Kini, saat gelembung itu mulai mengempis, hanya perusahaan dengan model bisnis yang berkelanjutan, merek yang kuat, dan neraca keuangan yang sehat yangakanbertahan.
Menanggapi tekanan ini, Nio dan Xpeng sama-sama berkomitmen untuk berusaha memenuhi tenggat pembayaran 60 hari dari pemerintah sesegera mungkin.
Peringatan dari Pemerintah dan Dampak Global
Pemerintah China tidak tinggal diam. Mulai 1 Juni 2025, regulasi baru yang mewajibkan pembayaran dalam 60 hari mulai berlaku, sebuah langkah untuk melindungi para pemasok kecil dan menengah dari kebangkrutan.Namun, dampak dari krisis ini sudah terasa secara global. Banjir ekspor mobil murah dari China telah mengguncang pasar di Eropa dan Amerika, memicu perang dagang dan pengenaan tarif balasan.
Pada akhirnya, apa yang terjadi di China adalah sebuah proses "seleksi alam" yang menyakitkan namun tak terhindarkan. Subsidi besar-besaran dan produksi tanpa kendali telah menciptakan sebuah gelembung.
Kini, saat gelembung itu mulai mengempis, hanya perusahaan dengan model bisnis yang berkelanjutan, merek yang kuat, dan neraca keuangan yang sehat yangakanbertahan.
(dan)
Lihat Juga :