Napas Buatan untuk Mobil Rakyat: Insentif LCGC Diperpanjang di Tengah Penjualan yang Sekarat

Rabu, 16 Juli 2025 - 10:27 WIB
loading...
Napas Buatan untuk Mobil...
Penjualan LCGC terus mengamali penurunan karena berbagai alasan. Foto: TAM
A A A
JAKARTA - Di tengah pasar otomotif yang sedang lesu darah, pemerintah mengambil sebuah langkah yang mengejutkan dan sarat dengan pertaruhan. Saat penjualan segmen mobil termurah di Indonesia, Low Cost Green Car (LCGC), anjlok ke titik terendah, pemerintah justru memberikan "napas buatan" dengan memperpanjang program insentifnya hingga tahun 2031.

Keputusan ini menciptakan sebuah paradoks besar. Di satu sisi, pemerintah berdalih ingin menjaga keterjangkauan mobil bagi rakyat kecil. Di sisi lain, mereka seolah menyuntikkan dana untuk menopang segmen yang sedang sekarat, memicu pertanyaan kritis: apakah ini sebuah kebijakan penyelamatan yang bijak, atau sekadar menunda kematian yang tak terhindarkan?

Janji Manis di Atas Data Pahit

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dengan tegas membela keputusan ini. Baginya, sejarah keberhasilan program LCGC yang diluncurkan pada 2013 adalah bukti yang cukup.

"Program LCGC terbukti berhasil meningkatkan kepemilikan kendaraan masyarakat dan mendukung industri otomotif nasional. Oleh karena itu, insentif untuk LCGC akan kami lanjutkan hingga 2031," kata Agus Gumiwang dalam keterangan resminya.

Namun, optimisme pemerintah ini bertabrakan langsung dengan realitas pahit di lapangan. Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan sebuah tren yang mengkhawatirkan:

Penjualan LCGC pada Juni 2025 hanya 7.762 unit, anjlok 49% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat LCGC Ditinggalkan,...
Saat LCGC Ditinggalkan, Mobil Listrik Rp199 Juta Justru Jadi Primadona Baru
Kiamat Kecil Mobil Murah:...
Kiamat Kecil Mobil Murah: Penjualan LCGC Terjun Bebas 34 Persen, Sinyal Bahaya Ekonomi RI
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Perang Harga Mobil Listrik...
Perang Harga Mobil Listrik Rp200 Jutaan Tak Goyahkan LCGC, Bos Honda: Pembeli Pertama Cari Ketenangan, Bukan Cuma Murah
Daftar Harga Mobil Murah...
Daftar Harga Mobil Murah yang Tak Lagi Murah: Rincian Lengkap LCGC Juli 2025
Alarm untuk Mobil Rakyat:...
Alarm untuk Mobil Rakyat: Penjualan LCGC Anjlok, Sinyal Bahaya Ekonomi?
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Pengumuman, Harga Mobil...
Pengumuman, Harga Mobil LCGC Bakal Naik jadi Rp141 Juta
Ngeri, Detik-Detik Mobil...
Ngeri, Detik-Detik Mobil Tertabrak 2 Truk di Maros Terekam CCTV
Rekomendasi
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Berita Terkini
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Minat Mobil Bekas Menurun,...
Minat Mobil Bekas Menurun, Opsi Pilihan Mobil Baru Naik
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved