Kiamat Kecil Mobil Murah: Penjualan LCGC Terjun Bebas 34 Persen, Sinyal Bahaya Ekonomi RI

Sabtu, 29 November 2025 - 11:25 WIB
loading...
Kiamat Kecil Mobil Murah:...
Lampu kuning menyala terang bagi ekonomi nasional; penjualan mobil murah (LCGC) anjlok hingga 34,8 persen, menjadi bukti nyata bahwa napas daya beli kelas menengah Indonesia sedang tersengal-sengal. Foto: ist
A A A
TANGERANG - Mimpi indah tentang demokratisasi mobilitas bagi rakyat kebanyakan kini berubah menjadi mimpi buruk yang mencekam.

Di tengah gemerlap lampu sorot dan wanita cantik yang menghiasi lantai pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, sebuah lonceng kematian berdentang nyaring dari segmen yang seharusnya menjadi tulang punggung industri otomotif nasional: Low Cost Green Car (LCGC).

Segmen yang dulu dieluh-eluhkan pemerintah sebagai "mobil rakyat" kini justru menjadi pasien paling kritis di ruang gawat darurat industri otomotif.

Penjualan LCGC sepanjang tahun 2025 tidak hanya turun, melainkan terjun bebas. Fenomena ini bukan sekadar statistik bisnis semata, melainkan cermin retak yang memantulkan realitas pahit: daya beli masyarakat kelas menengah ke bawah—target utama mobil ini—sedang hancur lebur.

Penurunan Paling Brutal

Fakta di lapangan sangat menampar. Berdasarkan data wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pasar LCGC mengalami pendarahan hebat. Selama 10 bulan pertama tahun 2025, total distribusi hanya menyentuh angka 97.556 unit.

Jika angka tersebut disandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai 149.583 unit, terjadi kontraksi pasar yang sangat mengerikan: minus 34,8 persen.

Ini adalah penurunan yang tidak wajar dalam kondisi ekonomi yang diklaim "tumbuh". Kehilangan sepertiga pasar dalam setahun adalah indikator bahwa ada sesuatu yang salah secara fundamental dalam struktur ekonomi mikro masyarakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat LCGC Ditinggalkan,...
Saat LCGC Ditinggalkan, Mobil Listrik Rp199 Juta Justru Jadi Primadona Baru
Ini Dia Keunggulan Service...
Ini Dia Keunggulan Service di Bengkel Resmi Astra Daihatsu
Daihatsu Bongkar Teknologi...
Daihatsu Bongkar Teknologi Rocky e-SMART Hybrid di GJAW 2025
Hadir di GJAW 2025,...
Hadir di GJAW 2025, Daihatsu Pamer 6 Inovasi Terbaru Otomotif
Daihatsu Copen Akan...
Daihatsu Copen Akan Mengakhiri Produksinya usai 20 Tahun Jadi Legenda
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Mobil Ringsek Tertabrak...
Mobil Ringsek Tertabrak Kereta Feeder Whoosh di Perlintasan Bandung Barat
MNC Insurance-Mandiri...
MNC Insurance-Mandiri Tunas Finance Gelar Pameran Otomotif, Gandeng Wuling dan Daihatsu
Rekomendasi
154 Warga Terjangkit...
154 Warga Terjangkit ISPA Imbas Kebakaran TPA Jatiwaringin, Mayoritas Balita-Ibu Hamil
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Curhat Sering Dicueki Anak, Syuting Jadi Obat Kesepian
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Berita Terkini
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Densu Jadi Wajah Baru...
Densu Jadi Wajah Baru Caroline.id, Strategi Kepercayaan di Tengah Pasar Mobil Bekas yang Makin Sengit
Infografis
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved