Hantu Anjloknya Harga Jual Kembali Menghantui Mobil Listrik, Hyundai Pasang Jaring Pengaman Lewat Program Mobil Bekas Bergaransi
Sabtu, 19 Juli 2025 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
Fasilitas ini dilengkapi dengan ruang tunggu nyaman, salon mobil, area inspeksi, hingga stasiun pengisian daya EV. Ini adalah pesan bahwa Hyundai mengelola bisnis mobil bekasnya dengan standar profesionalisme yang sama seperti penjualan mobil barunya.
"Peresmian HSM Yard dan peluncuran Program Hyundai Promise menandakan komitmen Hyundai dalam menyediakan solusi mobilitas yang lebih lengkap, mudah diakses, dan tepercaya bagi masyarakat Indonesia," ujar Ju Hun Lee, President Director PT Hyundai Solusi Mobilitas.
Untuk menarik minat awal, mereka bahkan menawarkan serangkaian bonus seperti gratis langganan Hyundai Bluelink selama 1 tahun, gratis servis berkala, hingga voucher BBM senilai Rp1 juta.
Pada akhirnya, keberhasilan program Hyundai Promise akan menjadi sebuah studi kasus yang menarik. Apakah "jaring pengaman" ini cukup kuat untuk menenangkan pasar yang cemas? Jika berhasil, model bisnis yang ikut bertanggung jawab atas harga jual kembali produknya ini bisa menjadi standar baru yang harus diikuti oleh merek mobil lain yang ingin sukses di eraelektrifikasi.
"Peresmian HSM Yard dan peluncuran Program Hyundai Promise menandakan komitmen Hyundai dalam menyediakan solusi mobilitas yang lebih lengkap, mudah diakses, dan tepercaya bagi masyarakat Indonesia," ujar Ju Hun Lee, President Director PT Hyundai Solusi Mobilitas.
Perang Melawan Depresiasi
Langkah Hyundai ini adalah sebuah perang jangka panjang melawan depresiasi. Di saat banyak merek lain hanya fokus menjual produk baru dan lepas tangan soal harga bekasnya, Hyundai memilih untuk turun langsung dan mengelola seluruh siklus hidup produknya.Untuk menarik minat awal, mereka bahkan menawarkan serangkaian bonus seperti gratis langganan Hyundai Bluelink selama 1 tahun, gratis servis berkala, hingga voucher BBM senilai Rp1 juta.
Pada akhirnya, keberhasilan program Hyundai Promise akan menjadi sebuah studi kasus yang menarik. Apakah "jaring pengaman" ini cukup kuat untuk menenangkan pasar yang cemas? Jika berhasil, model bisnis yang ikut bertanggung jawab atas harga jual kembali produknya ini bisa menjadi standar baru yang harus diikuti oleh merek mobil lain yang ingin sukses di eraelektrifikasi.
(dan)
Lihat Juga :