Mitsubishi Destinator Tidak Pakai Wireless Charger, Ini Alasannya
Senin, 21 Juli 2025 - 12:43 WIB
loading...
A
A
A
"Sekarang itu kita pikir, mungkin pernah dialami sendiri kalau kita mengecas lebih enak pakai kabel. Penumpang kita masih ingin begini (pegang ponsel) saat mengecas," kata Arwani di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/7/2025).
Berdasarkan riset, fitur seperti wireless charger masuk dalam kategori "nice to have", sehingga bukan fitur utama yang dibutuhkan konsumen. Oleh sebab itu, Mitsubishi memilih untuk memasang fitur lainnya yang lebih bernilai bagi konsumen.
"Biasanya, sebagai penumpang atau pengemudi, kita tidak ingin ponsel lepas dari tangan. Jadi wireless charger itu kami anggap sebagai fitur yang nice to have, tapi bukan kebutuhan utama," ujar Arwani.
Ini merupakan hasil dari riset yang dilakukan pada konsumen XForce, di mana sudah tersedia fitur wireless charger. Tingkat penggunaan pengisian daya nirkabel sangat rendah ketimbang menggunakan kabel.
"Kecenderungan kustomer adalah kabel yang utama. Kalau di luar (negeri) karena keamanan tidak boleh pegang handphone, tapi di sini rata-rata kalau nyetir pegang handphone," ucapnya.
Berdasarkan riset, fitur seperti wireless charger masuk dalam kategori "nice to have", sehingga bukan fitur utama yang dibutuhkan konsumen. Oleh sebab itu, Mitsubishi memilih untuk memasang fitur lainnya yang lebih bernilai bagi konsumen.
"Biasanya, sebagai penumpang atau pengemudi, kita tidak ingin ponsel lepas dari tangan. Jadi wireless charger itu kami anggap sebagai fitur yang nice to have, tapi bukan kebutuhan utama," ujar Arwani.
Ini merupakan hasil dari riset yang dilakukan pada konsumen XForce, di mana sudah tersedia fitur wireless charger. Tingkat penggunaan pengisian daya nirkabel sangat rendah ketimbang menggunakan kabel.
"Kecenderungan kustomer adalah kabel yang utama. Kalau di luar (negeri) karena keamanan tidak boleh pegang handphone, tapi di sini rata-rata kalau nyetir pegang handphone," ucapnya.
(wbs)
Lihat Juga :