Janji Manis Lepas di GIIAS 2025: Pamer 3 Mobil, tapi Kapan Bisa Dibeli? Harga Masih Misteri!

Kamis, 31 Juli 2025 - 13:39 WIB
loading...
Janji Manis Lepas di...
Booth Lepas di GIIAS 2025 yang memamerkan tiga model, Lepas L8, L6, dan L4. Foto: Lepas Indonesia
A A A
ICE BSD - Merek baru ambisius, Lepas, membuat gebrakan besar di panggung GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

Di bawah naungan raksasa otomotif Chery Group, mereka datang dengan parade tiga mobil menawan—L8, L6, dan L4—serta serangkaian janji manis yang terdengar sangat meyakinkan: produksi 100% lokal, jaringan dealer premium berskala besar, dan teknologi canggih untuk konsumen Indonesia.

Namun, di balik kemegahan panggung dan filosofi merek yang indah, tersimpan sebuah realita yang mengundang banyak tanda tanya. Para pengunjung yang terpesona oleh desain mobil-mobil LEPAS harus menelan kekecewaan, karena tak satu pun dari mobil tersebut bisa dibeli dalam waktu dekat, dan yang paling krusial, harganya pun masih menjadi misteri.

Parade Tiga Model, Tapi Jualannya Tahun Depan
Janji Manis Lepas di GIIAS 2025: Pamer 3 Mobil, tapi Kapan Bisa Dibeli? Harga Masih Misteri!

Di booth mereka yang megah, Lepas memamerkan trio andalannya yang memang memikat mata. Namun, saat ditanya kapan bisa dipinang, jawabannya ternyata masih jauh di angan-angan.

Model pertama, Lepas L8, baru direncanakan meluncur pada akhir tahun 2025. Sementara dua model lainnya, Lepas L4 dan Lepas L6, bahkan baru akan menyusul pada kuartal kedua tahun 2026.

Langkah ini terasa ganjil di tengah panasnya persaingan GIIAS, sebuah ajang yang identik dengan penjualan dan promo besar-besaran. Lepas justru memilih untuk "menjual janji", membangun ekspektasi untuk produk yang realisasinya masih berbulan-bulan lagi.

Strategi 'Tunggu dan Lihat' yang Membingungkan
Janji Manis Lepas di GIIAS 2025: Pamer 3 Mobil, tapi Kapan Bisa Dibeli? Harga Masih Misteri!

Ketidakpastian tidak berhenti pada jadwal peluncuran. Saat dikonfirmasi, strategi produk Lepas pun terdengar ragu-ragu. "Untuk Lepas L8 kami akan meluncurkan tipe PHEV (Plug-in Hybrid), namun untuk BEV (Battery Electric Vehicle) dan ICE (Internal Combustion Engine) akan melihat perkembangan kondisi pasar Indonesia. Jadi memang perlu waktu lebih panjang untuk mempersiapkannya,” ujar Zeng Shuo, Presiden Direktur PT Chery Sales Indonesia.

Pernyataan "melihat perkembangan kondisi pasar" ini bisa diartikan sebagai strategi yang fleksibel, namun di sisi lain juga bisa dibaca sebagai sinyal bahwa Lepas belum memiliki peta jalan yang pasti untuk Indonesia.

Di tengah gempuran merek-merek lain yang datang dengan strategi produk yang tegas, pendekatan "tunggu dan lihat" ini bisa menjadi sebuah pertaruhan yang berisiko.

Jaringan Dealer Premium yang Masih di Atas Kertas

Janji manis lainnya adalah pembangunan 15 hingga 20 dealer premium berskala besar di ibu kota provinsi. Ini adalah sebuah komitmen layanan purna jual yang luar biasa, jika terwujud. Masalahnya, hingga saat ini, semua itu masih di atas kertas.

Belum ada satu pun dealer yang berdiri, menimbulkan pertanyaan kritis: bagaimana konsumen bisa percaya pada jaminan layanan jika infrastruktur fisiknya bahkan belum mulai dibangun?

Meskipun Lepas menjanjikan semua mobilnya akan dirakit lokal dan telah melalui uji jalan sejauh lebih dari 500.000 kilometer, tanpa kehadiran dealer yang nyata, janji tersebut terasa kurang bertenaga.

Tanda Tanya Terbesar: Berapa Harganya?

Di tengah semua paparan tentang filosofi merek—gabungan dari "Leopard" yang lincah dan "Passion" yang bergairah—satu informasi paling vital justru absen: harga. Tak ada sedikit pun bocoran atau bahkan estimasi harga untuk ketiga model yang dipamerkan.

Pada akhirnya, debut Lepas di GIIAS 2025 adalah sebuah pertunjukan yang indah namun sarat akan ketidakpastian.
Mereka berhasil mencuri perhatian dengan desain yang menawan dan janji-janji yang ambisius.

Namun tanpa produk yang bisa segera dibeli, strategi yang jelas, dan harga yang transparan, publik otomotif Indonesia kini hanya bisa menunggu dan bertanya-tanya: apakah janji manis ini akan berbuah menjadi kenyataan yangmanispula?
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Merek Baru GIIAS...
10 Merek Baru GIIAS 2026: Leapmotor sampai Truk Farizon, Siapa Saja?
GIIAS 2026 Digelar 30...
GIIAS 2026 Digelar 30 Juli–9 Agustus, Diklaim Terbesar di Asia Tenggara!
Hyundai Hadirkan Powertrain...
Hyundai Hadirkan Powertrain Lengkap di GIIAS 2026
Ini Alasan Harga Lepas...
Ini Alasan Harga Lepas E4 Belum Juga Diumumkan
Lepas E4 vs Jaecoo J5:...
Lepas E4 vs Jaecoo J5: Perbandingan SUV EV Rp300 Jutaan Terbaik
Leopard Aesthetics yang...
Leopard Aesthetics yang Menggigit: Lepas E4 EV Buktikan SUV Listrik Bisa Elegan Tanpa Radikal
Hyundai Bakal Pamerkan...
Hyundai Bakal Pamerkan Prototipe Mobil Seven Seater di GIIAS 2026
Hyundai Kunjungi iNews...
Hyundai Kunjungi iNews Media Group, Perkuat Sinergi dan Jajaki Peluang Kolaborasi Strategis
Astra Financial Talk:...
Astra Financial Talk: Bank Saqu dan Yayasan Astra Dorong Digitalisasi Keuangan UMKM dan Solopreneur
Rekomendasi
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Berita Terkini
Ducati Tidak Tertarik...
Ducati Tidak Tertarik dengan Reli Dakar, Ini Alasannya
Motor Listrik Jarak...
Motor Listrik Jarak Jauh Berdesain Agresif dan Teknologi Pintar Diluncurkan
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Infografis
4 Jenis Mobil yang Dikenai...
4 Jenis Mobil yang Dikenai Pungutan PPN 12% di 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved