Setelah 16 Bulan Ngegas, Laju Produksi Raksasa Mobil Listrik BYD Tiba-tiba Ngerem, Ada Apa?

Senin, 04 Agustus 2025 - 11:56 WIB
loading...
Setelah 16 Bulan Ngegas,...
Untuk pertama kalinya dalam 17 bulan, laju mesin produksi raksasa ini sedikit melambat. Foto: ist
A A A
SHENZEN - Selama lebih dari setahun, nama BYD identik dengan satu kata: pertumbuhan. Raksasa otomotif asal China ini berlari begitu kencang, menyalip para pesaingnya hingga menjadi produsen mobil listrik terbesar di dunia.

Namun, setiap sprint pasti ada jedanya. Pada Jumat (1/8/2025), data terbaru menunjukkan sebuah fenomena yang sudah lama tak terlihat.

Untuk pertama kalinya dalam 17 bulan, laju mesin produksi raksasa ini sedikit melambat.

Menurut data yang dirilis ke Bursa Efek Hong Kong, angka produksi kendaraan global BYD pada Juli 2025 tercatat sebanyak 317.892 unit. Angka ini menunjukkan penurunan tipis 0,9% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Di sisi penjualan, meski masih naik 0,6% menjadi 344.296 unit, lajunya melambat tajam dari pertumbuhan 12% yang mereka catat pada bulan Juni.

Ini adalah "rem" pertama yang mereka injak sejak Februari 2024, di mana penurunan saat itu disebabkan oleh libur panjang Tahun Baru Imlek. Penurunan kali ini terasa berbeda dan memicu pertanyaan: apakah mesin ekspansi BYD mulai lelah?

Bukan Listrik Murni yang Jadi Masalah

Namun, jika kita bedah lebih dalam, cerita di balik angka ini jauh lebih menarik. Penurunan ini ternyata bukan karena mobil listrik murni (EV) mereka kehilangan pamor. Sebaliknya, penjualan dan produksi mobil listrik murni BYD justru masih terus bertumbuh pada bulan Juli.

Biang keladinya ternyata ada di segmen lain: Plug-in Hybrids (PHEV). Penjualan mobil hybrid BYD ini anjlok 22,6% dan produksinya bahkan menyusut hingga 24,6%.

Mengambil Napas di Tengah Perang Harga

Perlambatan ini juga harus dilihat dalam konteks yang lebih besar. BYD, yang telah secara resmi menyalip Tesla sebagai raja mobil listrik dunia, saat ini berada di tengah "perang harga" yang brutal di pasar otomotif terbesar dunia, China.

Laporan dari kantor berita Reuters pada bulan Juni lalu menyebutkan bahwa BYD memang telah sengaja memperlambat laju produksinya. Beberapa pabrik di China dilaporkan mengurangi jam kerja dan menunda rencana penambahan jalur produksi baru.

Ini adalah potret sebuah raksasa yang sedang mengambil napas sejenak. Setelah berlari tanpa henti dan mencatatkan rekor produksi dan penjualan tertinggi pada akhir 2024, BYD kini terlihat sedang melakukan kalibrasi ulang, menyesuaikan diri dengan dinamika pasar yang terus berubah.

Dunia kini mengamati dengan saksama. "Rem" kecil pada bulan Juli ini bukanlah tanda bahwa BYD kehabisan bensin. Sebaliknya, ini mungkin adalah sebuah pit stop strategis sebelum mereka kembali tancap gas di lintasan persaingan mobil listrik global. Langkah apa yang akan mereka ambil selanjutnya? Itulah pertanyaan yang membuat seluruh industrimenahannapas.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Putusan Mahkamah Agung...
Putusan Mahkamah Agung Tetapkan Worcas Group Menang atas Sengketa Merek DENZA
BYD Rilis Sedan Mewah...
BYD Rilis Sedan Mewah Yangwang U7 Bermesin Empat Motor Listrik dengan Jangkauan 1.006 Km
Rekomendasi
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Drama 120 Menit! Argentina...
Drama 120 Menit! Argentina Pulangkan Cape Verde
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
Berita Terkini
Rapor Penjualan Wuling...
Rapor Penjualan Wuling 1 Dekade Terakhir, Mampukah Aira Mengembalikan Takhta?
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Perempuan Indonesia...
Perempuan Indonesia 27 Tahun Jadi Sopir Bus di Jepang: Bagaimana Ia Lolos Seleksi Ketat Tokyu Bus?
Modifikator Indonesia...
Modifikator Indonesia Ini Dapat Penghargaan Tertinggi IMI, Ini Sosoknya!
Ironi Polestar: Dirakit...
Ironi Polestar: Dirakit di Amerika, tapi Tetap Dilarang Karena Software China
Hyundai Hadirkan Powertrain...
Hyundai Hadirkan Powertrain Lengkap di GIIAS 2026
Infografis
Enam Mobil Listrik Tercepat...
Enam Mobil Listrik Tercepat di Dunia 2021, Ada Tembus 415 Km/Jam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved