Kebijakan Donald Trump Dituding Jadi Pemicu Mercedes-Benz Beli Mesin BMW
Minggu, 24 Agustus 2025 - 12:55 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai catatan, Mercedes baru saja memperkenalkan mesin empat silinder baru, M252. Ini adalah mesin terbaru yang ditawarkan dalam model CLA dan dipasangkan dengan sistem hybrid ringan. Jadi mengapa Mercedes tidak menggunakan mesin ini dan malah berencana menggunakan mesin B48?
Jawaban singkatnya adalah mesin ini akan dikenakan tarif tinggi oleh Presiden Trump yang akan membuat biaya produksinya menjadi mahal. Mesin M252 sebenarnya adalah mesin khusus untuk pasar domestik Tiongkok, yang dikembangkan dari keluarga M254/M264.
Mesin ini menggunakan kode M252 E20 DEH LA G dengan huruf "G" yang merujuk pada Geely/khusus Tiongkok, dan hanya untuk mobil jarak sumbu roda panjang buatan Beijing Benz Automotive (BBAC). Mesin ini diproduksi dan dirakit secara eksklusif di pabrik BBAC di Beijing, yang juga memproduksi model Mercedes CKD untuk pasar Tiongkok.
Mesin ini sama sekali tidak digunakan di pasar Eropa maupun global. Jika mesin ini dibuat di Tiongkok, artinya berpotensi menimbulkan biaya tarif yang tinggi untuk model-model yang dikirim ke AS jika diekspor ke pasar Amerika.
Alasan kedua adalah mesin M252 sebenarnya masih baru dan jika dipadukan dengan sistem PHEV Mercedes sendiri, mesin ini berpotensi menimbulkan masalah teknis, terutama dalam hal manajemen termal, integrasi dengan motor listrik, dan tata letak.
Jawaban singkatnya adalah mesin ini akan dikenakan tarif tinggi oleh Presiden Trump yang akan membuat biaya produksinya menjadi mahal. Mesin M252 sebenarnya adalah mesin khusus untuk pasar domestik Tiongkok, yang dikembangkan dari keluarga M254/M264.
Mesin ini menggunakan kode M252 E20 DEH LA G dengan huruf "G" yang merujuk pada Geely/khusus Tiongkok, dan hanya untuk mobil jarak sumbu roda panjang buatan Beijing Benz Automotive (BBAC). Mesin ini diproduksi dan dirakit secara eksklusif di pabrik BBAC di Beijing, yang juga memproduksi model Mercedes CKD untuk pasar Tiongkok.
Mesin ini sama sekali tidak digunakan di pasar Eropa maupun global. Jika mesin ini dibuat di Tiongkok, artinya berpotensi menimbulkan biaya tarif yang tinggi untuk model-model yang dikirim ke AS jika diekspor ke pasar Amerika.
Alasan kedua adalah mesin M252 sebenarnya masih baru dan jika dipadukan dengan sistem PHEV Mercedes sendiri, mesin ini berpotensi menimbulkan masalah teknis, terutama dalam hal manajemen termal, integrasi dengan motor listrik, dan tata letak.
Lihat Juga :