Saat Merek Lain Pusing Mikirin Diskon, Geely Malah Sibuk Luncurkan Roket ke Langit

Senin, 25 Agustus 2025 - 12:00 WIB
loading...
Saat Merek Lain Pusing...
Awal bulan ini, Geely melalui perusahaan antariksa miliknya, Geespace, sukses meluncurkan 11 satelit baru ke orbit. Foto: ist
A A A
CHINA - Di saat para raksasa otomotif dunia sedang pusing tujuh keliling menghadapi krisis transisi ke mobil listrik, perang harga, dan ketidakpastian ekonomi, perusahaan China, Geely, justru membuka front pertempuran yang baru: luar angkasa.

Awal bulan ini, Geely melalui perusahaan antariksa miliknya, Geespace, sukses meluncurkan 11 satelit baru ke orbit. Ini bukanlah proyek iseng. Ini adalah bagian dari sebuah rencana ambisius untuk membangun konstelasi satelit pribadi mereka sendiri, dengan total 72 satelit yang ditargetkan mengangkasa pada akhir 2025.

Langkah yang terdengar gila ini sontak memicu pertanyaan besar di industri: apakah ini sebuah visi masa depan jenius, atau sekadar jurus marketing paling spektakuler dan paling mahal yang pernah ada?

Visi Masa Depan atau Sekadar 'Gimmick'?
Saat Merek Lain Pusing Mikirin Diskon, Geely Malah Sibuk Luncurkan Roket ke Langit

Secara resmi, tujuan Geely sangat mulia. Konstelasi satelit ini akan memberikan "konektivitas super presisi" dengan akurasi hingga level sentimeter untuk mobil-mobil mereka.

Tujuannya adalah untuk menyempurnakan fitur-fitur canggih seperti advanced driver-assistance systems (ADAS) dan, kelak, mobil otonom sepenuhnya. Beberapa model mereka seperti Geely Galaxy dan Zeekr 001 bahkan sudah dilengkapi dengan teknologi komunikasi satelit.

Namun, jika ide ini begitu brilian, mengapa pabrikan lain yang lebih besar tidak melakukannya?

Bahkan Tesla, yang CEO-nya Elon Musk juga memiliki perusahaan satelit raksasa Starlink, belum mengintegrasikan teknologi ini secara langsung ke mobil-mobilnya.

Sejarah mencatat, kemitraan antara pabrikan mobil dan perusahaan satelit, seperti antara Volvo dan Orbcomm atau Toyota dan Kymeta, berakhir dengan kegagalan.

Partha Goswami, seorang mantan ahli teknologi di General Motors, menyoroti realita pahit di industri ini. Menurutnya, bisnis mobil memiliki margin keuntungan yang sangat tipis.

Menambahkan komponen mahal seperti antena satelit di setiap mobil adalah sebuah pertaruhan finansial yang sangat besar untuk sebuah fitur yang saat ini lebih terasa seperti "kemewahan" ketimbang "kebutuhan".

Dengan meluncurkan satelit sendiri, Geely—yang merupakan kekuatan global di balik merek-merek seperti Volvo, Lotus, Polestar, Aston Martin, dan bahkan memiliki saham besar di Mercedes-Benz—sedang mengirimkan sebuah pesan yang sangat kuat ke seluruh dunia.

Pesan itu berbunyi: "Kami bukan lagi sekadar pabrikan mobil Tiongkok. Kami adalah raksasa teknologi global yang setara dengan Google atau SpaceX, dan kami sedang membangun infrastruktur untuk masa depan."

Pertaruhan di Luar Angkasa

Pada akhirnya, petualangan Geely di luar angkasa adalah sebuah pertaruhan yang sangat berani. Di saat para pesaingnya berjuang di darat, mereka memilih untuk bertarung di langit.

Manfaat praktisnya bagi pengemudi mobil Geely di jalanan Jakarta mungkin masih bertahun-tahun lagi. Namun, dampak marketing dan citra mereknya sudah terasa hari ini juga.

Pesan dari orbit rendah Bumi itu sudah terkirim dengan jelas. Pertanyaan sesungguhnya bukanlah apakah mobil mereka bisa terkoneksi dengan satelit, melainkan apakah pertaruhan miliaran dolar ini akan berhasil meyakinkan dunia untukmembelinya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Pre-Book Coolray, SUV...
Pre-Book Coolray, SUV ICE Geely Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
Ironi Polestar: Dirakit...
Ironi Polestar: Dirakit di Amerika, tapi Tetap Dilarang Karena Software China
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Geely Galaxy TT Muncul...
Geely Galaxy TT Muncul dalam Dokumen Persetujuan China, Sedan EV, 324HP
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Roket Blue Origin Meledak...
Roket Blue Origin Meledak saat Uji Coba, Kemunduran Terbaru bagi Miliarder Jeff Bezos
Viral Benda Misterius...
Viral Benda Misterius dengan Ekor Api Terbang di Langit Lampung dan Banten, Peneliti BRIN: Bekas Roket China Long March 3B
Rekomendasi
Apa Itu Ayat Salamun...
Apa Itu Ayat Salamun Rebo Wekasan?
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Berita Terkini
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Honda CB400SF E-Clutch...
Honda CB400SF E-Clutch dan CBR400R Four Siap Diluncurkan Bulan Depan!
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Infografis
1 Tentara Israel Tewas...
1 Tentara Israel Tewas Saat Roket-roket Hizbullah Tembus Iron Dome
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved