Geely Lempar Dadu Rp500 Juta di Surabaya: Senjata Canggih di Medan Perang yang Salah?

Kamis, 28 Agustus 2025 - 09:52 WIB
loading...
Geely Lempar Dadu Rp500...
Geely Starray EM-i adalah pertaruhan besar. Ia adalah produk yang mungkin datang terlalu canggih, untuk pasar yang belum sepenuhnya siap? Foto: Geely Indonesia
A A A
SURABAYA - Di tengah riuh rendah pameran GIIAS Surabaya 2025, nama yang terasa asing bagi telinga kebanyakan orang Indonesia mencoba mencuri panggung.

Geely, raksasa otomotif China, dengan percaya diri membuka selubung pre-booking untuk SUV terbarunya, Geely Starray EM-i.

Di atas kertas, mobil ini adalah monster teknologi: Plug-in Hybrid (PHEV) yang mampu berjalan 105 km hanya dengan listrik, dan memiliki total daya jelajah lebih dari 1.000 km berkat tangki bensin 51 liternya. Konsumsi bahan bakarnya diklaim setara 83 km per liter. Sebuah angka yang terdengar mustahil.

Namun, di balik semua kilau spesifikasi dan janji-janji manis, ada pertanyaan besar menggantung di udara: Siapakah yang akan membeli mobil secanggih ini dengan harga "di bawah Rp499,8 juta" dari sebuah merek yang nyaris tak dikenal (oleh masyarakat Indonesia)?

Mahakarya Teknologi yang Bertaruh Melawan Waktu

Tak ada yang bisa menyangkal kehebatan Geely Starray EM-i secara teknis. Dibangun di atas Arsitektur GEA yang mengintegrasikan AI, mobil ini membawa mesin hybrid dengan efisiensi termal 46,5%, tertinggi di kelasnya.

Baterai sebesar 18,4 kWh memberinya kemampuan mode listrik murni yang melampaui semua pesaingnya. Ini adalah pernyataan teknologi kuat, tamparan bagi merek-merek Jepang yang masih dominan dengan teknologi hybrid konvensional.

Geely Auto Indonesia, melalui Sales & Channel Development Director-nya, Constantinus Herlijoso, mencoba meyakinkan pasar. “Melalui GIIAS Surabaya, kami berharap kehadiran Geely dapat memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Jawa Timur sekaligus memastikan dukungan layanan purna jual melalui diler resmi yang baru saja kami buka di Surabaya,” ujarnya.

Namun, pernyataan ini justru membuka kotak pandora keraguan. Satu diler di Surabaya. Serta janji untuk membangun 40 diler hingga akhir 2025. Bagi konsumen yang akan menggelontorkan setengah miliar rupiah, "janji" adalah kata yang rapuh. Mereka butuh kepastian.

Tembok Besar Bernama Kepercayaan dan Harga

Inilah medan perang sesungguhnya bagi Geely. Dengan banderol harga OTR Jakarta di ambang Rp500 juta (dan Rp504,8 juta untuk Surabaya), Starray EM-i tidak hanya berhadapan dengan SUV China lainnya. Ia menantang langsung sang penguasa pasar, Toyota, yang memiliki model-model hybrid dengan benteng kepercayaan yang dibangun selama puluhan tahun.

Masyarakat Indonesia tidak membeli mobil hanya karena spesifikasi di brosur. Mereka membeli merek, reputasi, jaringan servis yang merata, dan yang terpenting, harga jual kembali.

Pada tiga aspek terakhir inilah Geely masih menjadi sebuah tanda tanya besar. Merek ini mungkin besar di panggung global, namun di jalanan Indonesia, namanya masih kalah gaung dibandingkan para pesaingnya.

Langkah Geely menghadirkan SUV listrik murni EX5—dengan harga spesial Rp 89 juta (varian Max) dan Rp449 juta (varian Pro) selama pameran—terlihat seperti upaya membangun citra sebagai pemain serius di ranah elektrifikasi.

Namun, ini juga bisa menjadi bumerang yang membingungkan konsumen: haruskah mereka memilih PHEV yang kompleks atau listrik murni?

Pertaruhan Terakhir: Apakah Kecanggihan Cukup?

Geely Starray EM-i adalah pertaruhan besar. Ia adalah produk yang mungkin datang terlalu canggih, untuk pasar yang belum sepenuhnya siap, dari merek yang belum sepenuhnya dipercaya.

Teknologi PHEV-nya yang brilian bisa jadi pedang bermata dua: sebuah keunggulan bagi segelintir tech enthusiast, namun sebuah kerumitan bagi mayoritas konsumen yang menginginkankepraktisan.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Geely Galaxy TT Muncul...
Geely Galaxy TT Muncul dalam Dokumen Persetujuan China, Sedan EV, 324HP
Geely Kenalkan Sistem...
Geely Kenalkan Sistem i-HEV 2,22L/100km, Hemat Termal hingga 48,4%
Volvo Terdesak! Kini...
Volvo Terdesak! Kini Bergantung pada Geely untuk Bertahan di Tengah Gempuran Mobil China
Mercedes-Benz Berencana...
Mercedes-Benz Berencana Gandeng Geely untuk Kembangkan Mobil Listrik Baru
Dukung Ekspansi Mobil...
Dukung Ekspansi Mobil Listrik, BNI Jalin Kerja Sama dengan Geely
Gandeng Pabrikan China,...
Gandeng Pabrikan China, Luhut Pede Indonesia Bisa Bikin Mobil Listrik pada 2026
Kembangkan Perangkat...
Kembangkan Perangkat Canggih Mobil, Geely Siap Beli Meizu
Rekomendasi
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
Harry Kane Lewati Pele,...
Harry Kane Lewati Pele, Kini Bidik Rekor Messi di Piala Dunia
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
Berita Terkini
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
XPENG V1SION Night 2026,...
XPENG V1SION Night 2026, Tandai Babak Baru XPENG di Indonesia
Volkswagen Group Disinyalir...
Volkswagen Group Disinyalir Akan Menjual Ducati?
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi...
Ber-DNA Lancer, Mitsubishi Attrage 2026 Dipastikan Siap Diluncurkan
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Bawa SIMC ke PRJ 2026...
Bawa SIMC ke PRJ 2026 Bisa Dapat Subsidi Harga Kendaraan Listrik
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved