Membedah Rantis Rimueng, Monster Baja dengan Bobot 14 Ton Setara 3 Gajah Dewasa

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 10:36 WIB
loading...
Membedah Rantis Rimueng,...
Dilindas rantis Rimueng setara dengan 3 gajah berukuran dewasa dengan bobot hingga 14 ton. Foto: Airspace
A A A
JAKARTA - Video mengerikan dari kawasan Palmerah, Jakarta Barat, kemarin (28/8) telah membakar amarah publik dan membuka kembali perdebatan sengit tentang penggunaan kekuatan dalam pengendalian massa.

Di pusat tragedi itu, berdiri sesosok "monster" baja yang gagah namun kini menjadi tertuduh: Kendaraan Taktis (Rantis) Rimueng milik Korps Brimob Polri.

Dalam rekaman yang beredar luas, rantis yang tengah membubarkan massa demonstrasi terlihat menghantam seorang pengemudi ojek online (ojol) yang menyeberang.

Momen berikutnya adalah horor yang tak terbayangkan: tubuh sang pengemudi jatuh, terseret, dan kemudian dilindas oleh roda raksasa kendaraan yang terus melaju.

Insiden ini sontak memaksa kita untuk bertanya: mesin macam apa sebenarnya Rantis Rimueng ini? Dan mengapa ia bisa menjadi begitu mematikan di tengah kerumunan sipil?

Anatomi Sang 'Monster' Baja

Rantis Rimueng bukanlah kendaraan biasa. Ia adalah benteng berjalan yang dirancang untuk medan perang, bukan untuk jalanan Ibu Kota yang padat. Mari kita bedah spesifikasinya:

1. Bobot Brutal: Dengan bobot tempur yang bisa mencapai 14 ton—setara dengan berat tiga gajah dewasa—momentum yang dihasilkannya nyaris tak terhentikan. Bobot minimalnya saja sudah mencapai 6,6 ton.

2. Dimensi Raksasa: Memiliki panjang 5,33 meter, ukurannya yang masif menciptakan blind spot atau titik buta yang signifikan bagi pengemudi, terutama di tengah situasi yang kacau.

3. Mesin Perang: Di balik kapnya, bersemayam mesin diesel 3.200 cc yang mampu membuatnya melaju hingga 100 km/jam di jalan raya dan menaklukkan tanjakan ekstrem 60 derajat dengan kecepatan stabil 60 km/jam.

Benteng yang Didesain untuk Menahan Serangan

Setiap jengkal dari Rimueng dirancang untuk satu tujuan: perlindungan maksimal bagi personel di dalamnya.
Kulit Lapis Baja: Bodinya adalah full armor yang dirancang untuk menahan serangan senjata ringan. Kaca depan dan sampingnya pun anti peluru dengan standar NIJ Level 3.

Kapasitas Pasukan: Ia mampu membawa 4 personel di dalam kabin yang aman, dan 8 personel tambahan yang bergelantungan di luar.

Senjata Pengendali Massa: Di atapnya, terdapat dudukan untuk senapan serbu dan, yang paling relevan untuk demo, sebuah sistem pelontar gas air mata otomatis kaliber 38 mm dengan kapasitas hingga 15 peluru.

Pertanyaan Kritis di Balik Tragedi

Spesifikasi yang mengesankan ini justru melahirkan pertanyaan kritis yang paling mendasar: Apakah penggunaan "monster" seberat 14 ton yang dirancang untuk menahan peluru adalah alat yang proporsional untuk mengendalikan massa yang di dalamnya terdapat warga sipil seperti pengemudi ojol?

Di satu sisi, Rantis Rimueng adalah sebuah kebanggaan teknologi pertahanan. Namun di sisi lain, saat sebuah mesin perang diturunkan ke jalanan sipil, garis antara menjaga keamanan dan menciptakan bahaya baru bisa menjadi sangat tipisdankabur.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemakaman Affan Kurniawan...
Pemakaman Affan Kurniawan yang Dilindas Rantis Penuh Haru, Driver Ojol Kenakan Jaket Hijau Sambil berdoa
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Spesifikasi Mobil Baracudda...
Spesifikasi Mobil Baracudda dan Rimueng Brimob untuk Bubarkan Aksi Demo
Maxfort Luncurkan Kendaraan...
Maxfort Luncurkan Kendaraan Taktis Modular: Buatan Lokal, Siap Tembus Pasar Global
P2 Tiger: Kendaraan...
P2 Tiger: Kendaraan Lapis Baja Canggih Made in Tangerang, Hasil Kolaborasi dengan Texelis
Ini Spesifikasi Ngeri...
Ini Spesifikasi Ngeri Rantis Buatan Tangerang yang Jaga Jokowi di Lampung
Yusril: 2 Personel Brimob...
Yusril: 2 Personel Brimob yang Lindas Affan Kurniawan Akan Jalani Peradilan Pidana Umum
Bripka Rohmad Diperintah...
Bripka Rohmad Diperintah Kompol Cosmas Maju Terus saat Rantis Brimob Terjebak Demo Ricuh
Kompolnas Berharap Sidang...
Kompolnas Berharap Sidang Etik Ungkap Penyebab Rantis Lindas Affan Kurniawan dan Terus Melaju ke Markas
Rekomendasi
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Berita Terkini
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Minat Mobil Bekas Menurun,...
Minat Mobil Bekas Menurun, Opsi Pilihan Mobil Baru Naik
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved