Riset: Orang Amerika Lebih Memilih Kredit 8 Tahun untuk Punya Mobil Baru

Selasa, 02 September 2025 - 07:01 WIB
loading...
Riset: Orang Amerika...
Ford lRanger. FOTO/ Carscoops
A A A
NEW YORK - Sebuah studi terbaru mengungkapk orang Amerika memilih lebih memilih kredit mobil dengan jangka waktu hingga 84 bulan atau tujuh tahun.

Menurut laporan Edmunds, 22,4 persen pembeli kendaraan baru kini mengambil kredit dengan jangka waktu 84 bulan atau lebih. Jangka waktu kredit enam tahun (72 bulan) adalah pilihan paling populer, mewakili 36,1 persen dari pembiayaan mobil baru.

Di sisi lain, jangka waktu lima tahun, yang dulunya standar, kini hanya sekitar 19 persen, sementara pinjaman yang lebih pendek menurun, hanya 6 persen untuk empat tahun dan 4 persen untuk tiga tahun.

Meskipun pinjaman delapan tahun (96 bulan) masih jarang digunakan, trennya meningkat meskipun masih di bawah satu persen.

Laporan yang sama juga mengungkapkan bahwa masalah ekuitas negatif semakin nyata dengan 26,6 persen mobil yang ditukar (trade-in) masih memiliki saldo pinjaman yang melebihi nilai kendaraan. Jumlah rata-rata ekuitas negatif adalah USD6.754.

Situasi ini terjadi ketika pembeli menukar kendaraan baru sebelum melunasi pinjaman lama, yang menyebabkan kelebihan utang terkonsolidasi ke dalam pinjaman baru.

Opsi jangka waktu pinjaman yang lebih panjang menawarkan cicilan bulanan yang lebih rendah, tetapi biaya bunga keseluruhannya jauh lebih tinggi. Untuk pinjaman 84 bulan, bunga rata-rata diperkirakan sekitar USD15.460 , yang berarti USD4.600 lebih mahal daripada pinjaman lima tahun.

Harga rata-rata mobil baru di Amerika Serikat kini mendekati $50.000 (RM230.000), yang memaksa banyak pembeli mencari cara agar cicilan bulanannya lebih terjangkau.

"Pembeli memanfaatkan semua opsi yang tersedia – termasuk memperpanjang jangka waktu pinjaman dan mengurangi uang muka – meskipun hal itu meningkatkan biaya keseluruhan," ujar Ivan Drury, Direktur Analisis Edmunds.

Analis keuangan memperingatkan bahwa tren ini dapat menyebabkan beban keuangan jangka panjang, termasuk kesulitan menjual atau menukar mobil karena nilai pasar turun lebih cepat daripada saldo pinjaman.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
33 Bank Siap Gelontorkan...
33 Bank Siap Gelontorkan Kredit Rp178 Triliun ke Danantara, Buat Apa?
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
MNC Finance Bakal Tindak...
MNC Finance Bakal Tindak Tegas Pelanggaran Internal dan Eksternal dalam Proses Pembiayaan
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Prancis...
5 Fakta Menarik Prancis Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina! Pertamax Tetap, Turbo Turun Jadi Rp19.300/Liter
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Berita Terkini
Mau Beli Mobil Baru...
Mau Beli Mobil Baru atau Bekas? OLX Kini Sediakan Keduanya dalam Satu Platform
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Minat Mobil Bekas Menurun,...
Minat Mobil Bekas Menurun, Opsi Pilihan Mobil Baru Naik
Infografis
Amerika Serikat Akhirnya...
Amerika Serikat Akhirnya Punya Duta Besar untuk UEA
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved