Nissan Siap Gunakan Cara China Jualan Mobil agar Tetap Eksis

Minggu, 21 September 2025 - 21:05 WIB
loading...
Nissan Siap Gunakan...
Nissan Nismo Series. FOTO/Car Guide
A A A
TOKYO - Nissan Motor Co . sedang mengkaji bagaimana pemasok China dapat mengelola biaya secara lebih efisien, dengan target penghematan hingga 250 miliar yen dalam biaya variabel sebagai bagian dari rencana restrukturisasi perusahaan.

BACA JUGA - Anak Magang Nissan Ciptakan Nissan GT-R di Masa Depan

Menurut Tatsuzo Tomita, Kepala Transformasi Biaya Nissan, strategi tersebut melibatkan penggunaan komponen standar dan bekerja sama erat dengan para desainer, sebuah praktik yang telah lama dipraktikkan oleh para pemasok China.

"Tantangan utama kami saat ini adalah bagaimana mengadaptasi pendekatan ini pada model yang sudah ada maupun kendaraan baru," ujarnya.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemangkasan biaya yang lebih besar senilai 500 miliar yen hingga Maret 2027, dengan setengahnya diperkirakan berasal dari pengurangan biaya tetap dan sisanya dari biaya variabel.

Nissan sebelumnya telah mengumumkan PHK 20.000 karyawan dan konsolidasi tujuh pabrik dalam upaya menstabilkan bisnis otomotifnya.

Sementara itu, sebuah laporan di surat kabar bisnis Nikkei mengungkapkan bahwa Nissan telah memangkas rencana produksi Leaf EV generasi baru lebih dari setengahnya untuk periode September-November karena masalah pasokan baterai.

Produksi di pabriknya di Tochigi, Jepang, yang memasok pasar domestik dan AS, dilaporkan turun beberapa ribu unit per bulan.

Nissan tidak berkomentar lebih lanjut mengenai laporan tersebut, tetapi bersikeras bahwa peluncuran model Leaf baru tetap sesuai jadwal hingga akhir tahun.

Model ini dipandang krusial untuk memulihkan posisi Nissan di pasar EV global, setelah serangkaian tantangan termasuk masalah produksi SUV listrik Ariya pada tahun 2023.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GWM Siap Luncurkan Ora...
GWM Siap Luncurkan Ora Ballet Cat Facelift Bertenaga 201 hp
Gaet Pembeli Muda, Fiat...
Gaet Pembeli Muda, Fiat Siap Hidupkan Lagi Abarth Topolino
Volkswagen Group Akan...
Volkswagen Group Akan Hentikan Produksinya Setengah pada 2030
Hadir dan Sapa Masyarakat...
Hadir dan Sapa Masyarakat Batam, ACC Carnival Tebar Promo Menarik
Ngegas Naik Changan...
Ngegas Naik Changan Deepal S05 Jakarta- Ciletuh, Ternyata Begini Rasanya
Risiko Berkendara Jarak...
Risiko Berkendara Jarak Jauh dengan Mobil Listrik Selain Kehabisan Baterai
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
Rekomendasi
Head to Head Inggris...
Head to Head Inggris vs Argentina di Piala Dunia: Rivalitas 60 Tahun Kembali Memanas
Syifa Hadju Infeksi...
Syifa Hadju Infeksi Bakteri Jelang Ulang Tahun, Sampai Diinfus di RS
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Berita Terkini
Jaecoo Perluas Jaringan...
Jaecoo Perluas Jaringan ke Makassar dan Solo, Kejar Target 80 Dealer Akhir Tahun
Supercar Zenvo Aurora...
Supercar Zenvo Aurora Tur Bermesin V12 Tenaga hingga 1.876 hp
GWM Siap Luncurkan Ora...
GWM Siap Luncurkan Ora Ballet Cat Facelift Bertenaga 201 hp
Gaet Pembeli Muda, Fiat...
Gaet Pembeli Muda, Fiat Siap Hidupkan Lagi Abarth Topolino
Volkswagen Group Akan...
Volkswagen Group Akan Hentikan Produksinya Setengah pada 2030
Yamaha Aerox E Murni...
Yamaha Aerox E Murni Bertenaga Listrik Resmi Diluncurkan
Infografis
Robot Humanoid China...
Robot Humanoid China Siap Masuk ke Pasar Ritel Global
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved