Teka-teki Harga Jetour T2: Banderol Awal Menggoda, tapi Fitur Canggihnya Bikin Deg-degan
Sabtu, 27 September 2025 - 09:42 WIB
loading...
Jetour mengklaim T2 akan menyasar pasar baru SUV boxy yang kini memiliki banyak peminat. Foto: Sindonews/Mumahad Fadli Ramadan
A
A
A
JAKARTA - Setelah pamer otot dan teknologi canggihnya, kini misteri terbesar yang menyelimuti SUV pendatang baru Jetour T2 mulai tersibak, meski baru setengah jalan.
"Bocoran" harga dari laman pemerintah telah memicu spekulasi, namun pihak Jetour Indonesia menegaskan bahwa angka tersebut barulah sebuah titik awal dari teka-teki yang lebih besar.
Setelah diperkenalkan di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, nama Jetour T2 beserta tiga variannya—2.000 cc AWD, 1.5L, dan PHEV—resmi muncul di laman Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Provinsi DKI Jakarta. Angka yang tertera pun cukup menggoda, dengan nilai dasar dimulai dari Rp275 juta.
Namun, sebelum para peminat SUV kotak ini bersorak, pihak Jetour buru-buru meluruskan.
"NJKB sudah ada ya, tentu sudah bisa dilihat. Tapi ini kan data administratif yang digunakan untuk kepentingan perpajakan. Jadi bukan harga resmi gitu kan. Kita akan announce segera price unveiling setelah ini," tegas Moch.
Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia (JMI) di Jakarta, Selasa (23/9/2025).
Pernyataan ini mengonfirmasi bahwa angka Rp275 juta tersebut adalah harga "telanjang" sebelum dibebani berbagai instrumen pajak seperti PPN, PPnBM, dan BBNKB. Harga final yang akan dibayar konsumen di dealer (On The Road) dipastikan akan jauh lebih tinggi.
Fitur Melimpah, Harga Kompetitif?
Di sinilah teka-teki menjadi semakin menarik. Meskipun harga resminya masih dikunci rapat, Jetour tak segan memamerkan segudang fitur canggih yang akan dibenamkan pada T2.
Irwan Nugraha Kurnia, Product Senior Manager PT JMI, menjelaskan bahwa mobil ini akan dipersenjatai intelligent voice command dan serangkaian sistem keamanan canggih Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).
Daftar fitur ADAS-nya pun bukan main-main, mencakup:
540 Opening Camera (kamera tembus pandang untuk melihat kolong mobil)
Adaptive Cruise Control (ACC)
Blind Spot Detection
Door Opening Warning
Hill Start Assist dan Hill Descent Control
Rear Crossing Traffic Alert
Sistem standar seperti ABS, EBD, Traction Control System (TCS), hingga Tire Pressure Monitoring System.
Melihat daftar fitur yang begitu melimpah, banyak pihak kini bertanya-tanya: seberapa "kompetitif" harga akhir yang akan ditawarkan Jetour? Menanamkan teknologi sebanyak itu pada mobil dengan harga dasar yang relatif terjangkau adalah sebuah strategi yang sangat agresif.
Pihak Jetour sendiri masih memainkan kartunya dengan hati-hati, menunggu momen yang tepat untuk mengumumkan senjata pamungkas mereka: harga.
"Sedang menyiapkan harga kompetitif, masih kita godok. Supaya memberikan harga terbaik ke konsumen," tutup Ranggy.
Kini, bola panas ada di tangan Jetour. Publik sudah melihat wujudnya, mengetahui kecanggihannya, dan mendapat secuil bocoran harga yang menggoda.
Semua mata kini tertuju pada pengumuman resmi yang akan menjadi penentu nasib Jetour T2 di medan perang SUV Indonesiayangsengit.
"Bocoran" harga dari laman pemerintah telah memicu spekulasi, namun pihak Jetour Indonesia menegaskan bahwa angka tersebut barulah sebuah titik awal dari teka-teki yang lebih besar.
Setelah diperkenalkan di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, nama Jetour T2 beserta tiga variannya—2.000 cc AWD, 1.5L, dan PHEV—resmi muncul di laman Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Provinsi DKI Jakarta. Angka yang tertera pun cukup menggoda, dengan nilai dasar dimulai dari Rp275 juta.
Namun, sebelum para peminat SUV kotak ini bersorak, pihak Jetour buru-buru meluruskan.
"NJKB sudah ada ya, tentu sudah bisa dilihat. Tapi ini kan data administratif yang digunakan untuk kepentingan perpajakan. Jadi bukan harga resmi gitu kan. Kita akan announce segera price unveiling setelah ini," tegas Moch.
Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia (JMI) di Jakarta, Selasa (23/9/2025).
Pernyataan ini mengonfirmasi bahwa angka Rp275 juta tersebut adalah harga "telanjang" sebelum dibebani berbagai instrumen pajak seperti PPN, PPnBM, dan BBNKB. Harga final yang akan dibayar konsumen di dealer (On The Road) dipastikan akan jauh lebih tinggi.
Fitur Melimpah, Harga Kompetitif?
![Teka-teki Harga Jetour T2: Banderol Awal Menggoda, tapi Fitur Canggihnya Bikin Deg-degan]()
Di sinilah teka-teki menjadi semakin menarik. Meskipun harga resminya masih dikunci rapat, Jetour tak segan memamerkan segudang fitur canggih yang akan dibenamkan pada T2. 
Irwan Nugraha Kurnia, Product Senior Manager PT JMI, menjelaskan bahwa mobil ini akan dipersenjatai intelligent voice command dan serangkaian sistem keamanan canggih Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).
Daftar fitur ADAS-nya pun bukan main-main, mencakup:
540 Opening Camera (kamera tembus pandang untuk melihat kolong mobil)
Adaptive Cruise Control (ACC)
Blind Spot Detection
Door Opening Warning
Hill Start Assist dan Hill Descent Control
Rear Crossing Traffic Alert
Sistem standar seperti ABS, EBD, Traction Control System (TCS), hingga Tire Pressure Monitoring System.
Melihat daftar fitur yang begitu melimpah, banyak pihak kini bertanya-tanya: seberapa "kompetitif" harga akhir yang akan ditawarkan Jetour? Menanamkan teknologi sebanyak itu pada mobil dengan harga dasar yang relatif terjangkau adalah sebuah strategi yang sangat agresif.
Pihak Jetour sendiri masih memainkan kartunya dengan hati-hati, menunggu momen yang tepat untuk mengumumkan senjata pamungkas mereka: harga.
"Sedang menyiapkan harga kompetitif, masih kita godok. Supaya memberikan harga terbaik ke konsumen," tutup Ranggy.
Kini, bola panas ada di tangan Jetour. Publik sudah melihat wujudnya, mengetahui kecanggihannya, dan mendapat secuil bocoran harga yang menggoda.
Semua mata kini tertuju pada pengumuman resmi yang akan menjadi penentu nasib Jetour T2 di medan perang SUV Indonesiayangsengit.
(dan)
Lihat Juga :