Strategi Lari Keluar Negeri: Pangkas Target Penjualan di China, BYD Siapkan Gempuran 1 Juta Unit Ekspor

Senin, 29 September 2025 - 15:57 WIB
loading...
Strategi Lari Keluar...
BYD fokus ke pasar ekspor karena di China sendiri persaingan sudah terlalu ketat. Foto: Reuters
A A A
HONG KONG - Di tengah badai perlambatan otomotif yang menghantam pasar domestik China, raksasa mobil listrik BYD melakukan manuver mengejutkan: memangkas target penjualan total. Tapi, secara bersamaan menyiapkan "gempuran" ekspor terbesar dalam sejarah perusahaan.

Ini adalah sinyal kuat bahwa BYD kini "putar haluan" dan akan secara agresif menyerbu pasar global, termasuk Indonesia, sebagai medan perang baru untuk mencari pertumbuhan.

Perusahaan menargetkan penjualan hingga 1 juta unit mobil di luar daratan China sepanjang 2025.

Angka di Balik Manuver Dramatis

Menurut laporan South China Morning Post pada hari Senin (29/9), General Manager Branding dan Humas BYD, Li Yunfei, membeberkan angka-angka ambisius tersebut.

Target Ekspor 2025: 800.000 hingga 1 juta unit.

Kontribusi Ekspor: Angka ini akan menyumbang sekitar 20% dari proyeksi total penjualan global perusahaan sebesar 4,6 juta unit.

Target ini menunjukkan lompatan agresif. Sebagai perbandingan, pada 2024, penjualan ekspor BYD hanya menyumbang kurang dari 10% dari total penjualan mereka yang mencapai 4,26 juta unit.

Artinya, dalam satu tahun, BYD berambisi untuk melipatgandakan porsi kue ekspor mereka.

"Pengiriman internasional akan memberikan kontribusi lebih besar di tahun-tahun mendatang," ujar Li Yunfei, seperti dikutip oleh SCMP.

'Putar Haluan' di Tengah Pasar yang Melambat

Langkah untuk menggenjot ekspor ini bukan sekadar ambisi, melainkan keharusan. Di balik optimisme pasar global, BYD ternyata sedang menghadapi kenyataan pahit di kandang sendiri.

Reuters sebelumnya melaporkan bahwa total target penjualan BYD untuk tahun 2025 sebesar 4,6 juta unit tersebut sebenarnya adalah target yang sudah dipangkas hingga 16%.

Perusahaan menghadapi pertumbuhan tahunan paling lambat dalam lima tahun terakhir, sinyal bahwa era ekspansi fantastis mereka di China mungkin akan segera berakhir akibat perang harga yang brutal antar pabrikan mobil.

Kondisi inilah yang memaksa BYD untuk "lari keluar negeri" dan mencari sumber pendapatan baru di pasar internasional yang masih memiliki ruang untuk tumbuh.

Untuk mendukung invasi global ini, BYD bahkan telah menyiapkan senjata logistiknya sendiri. Li Yunfei menambahkan bahwa armada kapal pengangkut mobil milik BYD sendiri akan menjadi tulang punggung untuk mendukung lonjakan ekspor tersebut.

Bagi pasar otomotif dunia, ini adalah pesan yang jelas: gempuran mobil listrik dari raksasa China ini bukan lagi sekadar wacana, melainkan strategi yang lahir dari kebutuhan untuk bertahan dan terusbertumbuh.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
GWM Tank 300 Facelift...
GWM Tank 300 Facelift Terungkap, Jangkauan EV 200 km Kemampuan Off-Road Ditingkatkan
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Putusan Mahkamah Agung...
Putusan Mahkamah Agung Tetapkan Worcas Group Menang atas Sengketa Merek DENZA
BYD Rilis Sedan Mewah...
BYD Rilis Sedan Mewah Yangwang U7 Bermesin Empat Motor Listrik dengan Jangkauan 1.006 Km
Israel Tarik 700 Kendaraan...
Israel Tarik 700 Kendaraan China dari Militer Terkait Risiko Spionase
Rekomendasi
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Ketika Uang Negara Rp35.914...
Ketika Uang Negara Rp35.914 Triliun Lenyap Dikorupsi sejak 2003
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Berita Terkini
GWM Tank 300 Facelift...
GWM Tank 300 Facelift Terungkap, Jangkauan EV 200 km Kemampuan Off-Road Ditingkatkan
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Infografis
Fosil Bunga berusia...
Fosil Bunga berusia 164 Juta Tahun Ditemukan di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved