Pasar Mobil Listrik AS Tertinggal dari China & Eropa Akibat Perang Politik

Selasa, 07 Oktober 2025 - 09:48 WIB
loading...
Pasar Mobil Listrik...
Industri otomotif AS menghadapi badai sempurna: subsidi hilang, sementara tarif impor yang tinggi tetap berlaku. Foto: TNW
A A A
WASHINGTON - Di atas kertas, Amerika Serikat seolah sedang merayakan pesta mobil listrik. Penjualan mobil bertenaga baterai menembus angka 1,2 juta unit tahun lalu—lima kali lipat lebih banyak dibandingkan empat tahun sebelumnya.

Para raksasa seperti General Motors, Ford, dan Tesla serempak melaporkan rekor penjualan dalam tiga bulan terakhir. Bahkan pada Agustus, mobil listrik berhasil merebut 10% pangsa pasar, sebuah rekor baru.

Namun, di balik angka-angka yang gemerlap itu, tersembunyi bom waktu. Ledakan penjualan ini ternyata hanyalah euforia sesaat, dipicu oleh para pembeli yang bergegas mengejar subsidi pemerintah sebesar USD7.500 (Rp122 juta) sebelum program itu berakhir pada akhir September.

Kini, tanpa pemanis insentif, para petinggi industri otomotif justru bersiap menghadapi mimpi buruk.

"Ini akan menjadi industri yang dinamis, tetapi akan jauh lebih kecil dari yang kita perkirakan," kata CEO Ford, Jim Farley, dengan nada pesimistis. Pernyataan yang lebih gamblang datang dari direktur keuangan General Motors, Paul Jacobson. "Saya perkirakan permintaan mobil listrik akan anjlok secara drastis," ujarnya.

Kenyataannya, bahkan pada puncak euforianya, Amerika—pasar mobil terbesar kedua di dunia—sudah menjadi pecundang dalam perlombaan mobil listrik global.

Data dari International Energy Agency (IEA) menelanjangi ketertinggalan ini:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Wang Chuanfu Yakin 5...
Wang Chuanfu Yakin 5 Tahun Lagi BYD Akan Jadi Penguasa Pasar Otomotif
Huawei Luncurkan MPV...
Huawei Luncurkan MPV Supermewah ala Rolls-Royce
Toyota Kenalkan Transmisi...
Toyota Kenalkan Transmisi Manual Canggih Mobil Listrik
Kursi Tanpa Gravitasi...
Kursi Tanpa Gravitasi Mobil Listrik China Picu Masalah Baru
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Rekomendasi
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Berita Terkini
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Siap Pelihatkan Pabriknya...
Siap Pelihatkan Pabriknya di China, QJMotor Hadir di PRJ 2026
Infografis
China Marah, AS Tak...
China Marah, AS Tak Mau Tarik Sistem Rudal Typhon dari Filipina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved