Lyft Kenalkan Robotaxi Baru, Bisa Hasilkan Uang Tanpa Mengemudi

Minggu, 12 Oktober 2025 - 14:11 WIB
loading...
Lyft Kenalkan Robotaxi...
Lyft Kenalkan Robotaxi Baru. FOTO/ CNC
A A A
BEIJING - Perusahaan berbagi tumpangan populer, Lyft, baru saja mengumumkan program robotaxi terberaninya melalui kemitraan dengan perusahaan teknologi Silicon Valley bernama Tensor.

Yang membuat program ini menarik adalah pengguna tidak hanya dapat memesan tumpangan dengan mobil tanpa pengemudi, tetapi mereka juga dapat memiliki mobil tersebut dan membiarkannya bekerja untuk menghasilkan uang saat tidak digunakan.

Melalui program ini, pemilik dapat menggunakan Tensor Robocar seperti mobil biasa untuk tugas sehari-hari seperti pergi bekerja, mengantar anak ke sekolah, atau berbelanja. Saat tidak digunakan, mobil tersebut dapat terus beroperasi sebagai robotaxi Lyft untuk menjemput penumpang lain dan hasil tarifnya akan tetap menjadi milik pemiliknya.

“Selama ini, pengemudi Lyft hanya dapat menghasilkan uang saat mereka mengemudi sendiri. Namun kini, dengan teknologi Tensor, mereka bahkan tidak perlu berada di dalam mobil untuk terus menghasilkan uang,” kata Jeremy Bird, Wakil Presiden Eksekutif Lyft.

Menurutnya, pemilik dapat mulai menghasilkan uang segera setelah mobil mereka diterima, sementara penumpang dapat menikmati perjalanan yang nyaman dan modern dengan kendaraan otonom.

Konsepnya mirip dengan yang pernah diusulkan Elon Musk untuk Tesla. Ia ingin pemilik Tesla dapat "menyewakan" mobil mereka kepada armada robotaxi saat tidak digunakan, seperti konsep Airbnb untuk mobil.

"Ketika seseorang dapat merelakan mobilnya untuk menghasilkan uang sendiri, itu merupakan perubahan besar dalam dunia otomotif," kata Musk dalam laporan keuangan Tesla untuk kuartal kedua tahun 2025.

Tensor adalah perusahaan yang berbasis di California yang didirikan pada tahun 2016 dan berspesialisasi dalam pengembangan kendaraan self-driving. Model Tensor Robocar dirancang untuk mengemudi sendiri tanpa campur tangan manusia (otonomi Level 4).

Mobil ini dilengkapi dengan teknologi seperti sistem LIDAR, radar 360 derajat, kamera pintar, dan komputer AI yang dapat mendeteksi kondisi jalan, cuaca, dan lalu lintas secara akurat.

Kolaborasi antara Lyft dan Tensor ini bisa menjadi titik awal bagi perubahan besar dalam cara orang menggunakan dan memiliki kendaraan. Jika berhasil, suatu hari nanti mobil tidak lagi hanya menjadi alat transportasi, melainkan aset yang dapat berfungsi dan menghasilkan pendapatan bagi pemiliknya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Rekomendasi
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
Berita Terkini
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Supercar Lamborghini...
Supercar Lamborghini Revuelto Impavido Terinspirasi dari Samurai
Mobil Listrik China...
Mobil Listrik China Meningkatkan Tekanan Persaingan Global
Jelang GIIAS 2026, Motor...
Jelang GIIAS 2026, Motor Listrik Terbaru Yadea Bocor
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved