Mercedes Vision Iconic: Nostalgia dan Teknologi Masa Depan
Kamis, 16 Oktober 2025 - 11:09 WIB
loading...
A
A
A
Interior Vision Iconic membawa konsep Art Deco ke dimensi baru. Terinspirasi oleh gaya mewah tahun 1930-an dengan pendekatan hiper-analog, memadukan elemen klasik dan teknologi modern.
Kokpitnya dilengkapi roda kemudi palang empat bundar, dasbor transparan berbentuk Zeppelin, dan panel instrumen dengan animasi analog yang menyerupai kronograf mewah. Di tengah dasbor terdapat empat jam, termasuk satu jam yang menampung pendamping AI.
Bangku panjang dibalut kain beludru biru tua, dihiasi lis mutiara, dan lantai bermotif jerami buatan tangan yang mengingatkan pada gaya abad ke-17. Mercedes juga memperkenalkan koleksi enam pakaian pria dan wanita eksklusif yang dirancang khusus sesuai tema kabin ini, menggunakan warna biru tua dengan aksen perak dan emas.
Meskipun mengusung semangat retro, Vision Iconic dibekali teknologi terkini, termasuk sistem kemudi otonom Level 4 dengan chip komputasi neuromorfik yang meniru fungsi otak manusia untuk meningkatkan efisiensi hingga 10 kali lipat dibandingkan sistem yang ada saat ini, sekaligus mengurangi konsumsi daya pemrosesan AI hingga 90 persen.
Sistem kemudi steer-by-wire dan gardan belakang juga menjanjikan kendali yang lebih lincah dan dinamis, meskipun Mercedes belum mengungkapkan spesifikasi sistem penggerak listriknya.
Kokpitnya dilengkapi roda kemudi palang empat bundar, dasbor transparan berbentuk Zeppelin, dan panel instrumen dengan animasi analog yang menyerupai kronograf mewah. Di tengah dasbor terdapat empat jam, termasuk satu jam yang menampung pendamping AI.
Bangku panjang dibalut kain beludru biru tua, dihiasi lis mutiara, dan lantai bermotif jerami buatan tangan yang mengingatkan pada gaya abad ke-17. Mercedes juga memperkenalkan koleksi enam pakaian pria dan wanita eksklusif yang dirancang khusus sesuai tema kabin ini, menggunakan warna biru tua dengan aksen perak dan emas.
Meskipun mengusung semangat retro, Vision Iconic dibekali teknologi terkini, termasuk sistem kemudi otonom Level 4 dengan chip komputasi neuromorfik yang meniru fungsi otak manusia untuk meningkatkan efisiensi hingga 10 kali lipat dibandingkan sistem yang ada saat ini, sekaligus mengurangi konsumsi daya pemrosesan AI hingga 90 persen.
Sistem kemudi steer-by-wire dan gardan belakang juga menjanjikan kendali yang lebih lincah dan dinamis, meskipun Mercedes belum mengungkapkan spesifikasi sistem penggerak listriknya.
Lihat Juga :