Sirkuit Kolam Lumpur di Semarang, Dewa United Motorsports Malah Kunci Juara Nasional Tim Rally 2025!
Senin, 20 Oktober 2025 - 16:52 WIB
loading...
Di tengah sirkuit berlumpur Semarang, Dewa United Motorsports tampil menggila dan berhasil mengunci gelar Juara Nasional Tim Sprint Rally 2025. Foto: Dewa United Motorsports
A
A
A
SEMARANG - Di tengah sirkuit yang berubah menjadi "kolam lumpur" akibat hujan semalaman, Dewa United Motorsports berhasil mengukuhkan dominasinya di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran 5.
Ajang yang digelar di Sirkuit POJ City, Semarang, pada 17–19 Oktober 2025 ini secara resmi memastikan Dewa United Motorsports mengunci gelar Juara Nasional Tim 2025.
Kemenangan ini, dengan total perolehan 30 poin, datang lebih awal dan hanya menyisakan satu seri terakhir di Cikembar, Sukabumi, sebagai formalitas untuk menggenapi syarat kejuaraan.
Kondisi lintasan yang licin dan penuh genangan air di Semarang menjadi ujian sesungguhnya bagi setiap tim. Dalam konteks ini, keberhasilan Dewa United Motorsports bukan sekadar hasil kecepatan, tetapi cerminan manajemen risiko yang baik.
“Kunci keberhasilan tim Dewa United Motorsports menjadi juara tim adalah kerja keras serta kesiapan dari pembalap dan kendaraan. Kondisi lintasan yang licin dengan banyak genangan air membuat pemilihan ban dan setelan suspensi menjadi sangat krusial,” jelas Kusuma Bagya, Team Director Dewa United Motorsports.
Ini bukan hanya tentang siapa yang tercepat, tetapi siapa yang paling cerdas beradaptasi dengan variabel tak terduga.
Dominasi Individu: Pereli Mengunci Gelar di Kelas Masing-Masing
Kemenangan tim Dewa United Motorsports diperkuat oleh performa luar biasa para perelinya yang juga mengunci gelar juara nasional di kelas masing-masing:
Emmannuel Amandio & H. Rizky Fauzi (Kelas F): Menggunakan Mitsubishi Lancer CB5, mereka mencatatkan total waktu 18 menit 22,5 detik.
"Kuncinya adalah menjaga pace dari SS1 sampai SS4. Kami tidak bermain aman, tapi tetap menjaga ritme dan menyesuaikan setelan mobil serta ban agar sesuai dengan karakter trek yang licin,” ungkap Amandio, menyoroti pentingnya konsistensi.
Bintang Barlean & Ronan Riwong (Kelas M1): Dengan Toyota Yaris Proto, mereka meraih total waktu 16 menit 15,5 detik.
![Sirkuit Kolam Lumpur di Semarang, Dewa United Motorsports Malah Kunci Juara Nasional Tim Rally 2025!]()
“Syarat menjadi juara nasional adalah mengikuti putaran pertama dan terakhir musim ini. Jadi saya harus tetap menjaga kondisi fisik dan konsistensi untuk putaran terakhir di Sukabumi nanti,” ujar Bintang, menekankan fokusnya pada seri terakhir.
TB Adhi & Fahrezi Fadh (Kelas RC3): Menggunakan Ford Fiesta Rally3, mereka mendominasi dengan total waktu 15 menit 58,2 detik.
“Tantangan utama di putaran kali ini adalah karakter tanah yang berbeda dibanding seri sebelumnya. Namun dengan persiapan matang serta koordinasi dengan tim, mekanik, dan co-driver, kami bisa tampil optimal dan mengamankan gelar juara,” tutur TB Adhi.
Kunci dominasi ini terletak pada kesiapan hardware (kendaraan) yang optimal dan software (pembalap dan tim) yang adaptif. Setiap pereli menekankan pentingnya setelan mobil yang presisi dan konsistensi, mengindikasikan bahwa kemenangan di Sprint Rally modern adalah hasil dari data-driven decision-making dan bukan semata keberuntungan.
Dengan gelar juara tim sudah di tangan, seri penutup di Cikembar, Sukabumi, akan menjadi ajang pembuktian akhir bagi Dewa United Motorsports. Ini bukan lagi tentang mengejar poin, melainkan tentang mempertahankan reputasi dan menutup musim dengan performasempurna.
Ajang yang digelar di Sirkuit POJ City, Semarang, pada 17–19 Oktober 2025 ini secara resmi memastikan Dewa United Motorsports mengunci gelar Juara Nasional Tim 2025.
Kemenangan ini, dengan total perolehan 30 poin, datang lebih awal dan hanya menyisakan satu seri terakhir di Cikembar, Sukabumi, sebagai formalitas untuk menggenapi syarat kejuaraan.
Kondisi lintasan yang licin dan penuh genangan air di Semarang menjadi ujian sesungguhnya bagi setiap tim. Dalam konteks ini, keberhasilan Dewa United Motorsports bukan sekadar hasil kecepatan, tetapi cerminan manajemen risiko yang baik.
“Kunci keberhasilan tim Dewa United Motorsports menjadi juara tim adalah kerja keras serta kesiapan dari pembalap dan kendaraan. Kondisi lintasan yang licin dengan banyak genangan air membuat pemilihan ban dan setelan suspensi menjadi sangat krusial,” jelas Kusuma Bagya, Team Director Dewa United Motorsports.
Ini bukan hanya tentang siapa yang tercepat, tetapi siapa yang paling cerdas beradaptasi dengan variabel tak terduga.
Dominasi Individu: Pereli Mengunci Gelar di Kelas Masing-Masing
![Sirkuit Kolam Lumpur di Semarang, Dewa United Motorsports Malah Kunci Juara Nasional Tim Rally 2025!]()
Kemenangan tim Dewa United Motorsports diperkuat oleh performa luar biasa para perelinya yang juga mengunci gelar juara nasional di kelas masing-masing:
Emmannuel Amandio & H. Rizky Fauzi (Kelas F): Menggunakan Mitsubishi Lancer CB5, mereka mencatatkan total waktu 18 menit 22,5 detik.
"Kuncinya adalah menjaga pace dari SS1 sampai SS4. Kami tidak bermain aman, tapi tetap menjaga ritme dan menyesuaikan setelan mobil serta ban agar sesuai dengan karakter trek yang licin,” ungkap Amandio, menyoroti pentingnya konsistensi.
Bintang Barlean & Ronan Riwong (Kelas M1): Dengan Toyota Yaris Proto, mereka meraih total waktu 16 menit 15,5 detik.

“Syarat menjadi juara nasional adalah mengikuti putaran pertama dan terakhir musim ini. Jadi saya harus tetap menjaga kondisi fisik dan konsistensi untuk putaran terakhir di Sukabumi nanti,” ujar Bintang, menekankan fokusnya pada seri terakhir.
TB Adhi & Fahrezi Fadh (Kelas RC3): Menggunakan Ford Fiesta Rally3, mereka mendominasi dengan total waktu 15 menit 58,2 detik.
“Tantangan utama di putaran kali ini adalah karakter tanah yang berbeda dibanding seri sebelumnya. Namun dengan persiapan matang serta koordinasi dengan tim, mekanik, dan co-driver, kami bisa tampil optimal dan mengamankan gelar juara,” tutur TB Adhi.
Kunci dominasi ini terletak pada kesiapan hardware (kendaraan) yang optimal dan software (pembalap dan tim) yang adaptif. Setiap pereli menekankan pentingnya setelan mobil yang presisi dan konsistensi, mengindikasikan bahwa kemenangan di Sprint Rally modern adalah hasil dari data-driven decision-making dan bukan semata keberuntungan.
Dengan gelar juara tim sudah di tangan, seri penutup di Cikembar, Sukabumi, akan menjadi ajang pembuktian akhir bagi Dewa United Motorsports. Ini bukan lagi tentang mengejar poin, melainkan tentang mempertahankan reputasi dan menutup musim dengan performasempurna.
(dan)
Lihat Juga :