Terungkap Alasan Honda Terjun ke Bisnis Roket, Ternyata Ini Harta Karun yang Diincar di 2030
Minggu, 02 November 2025 - 05:54 WIB
loading...
A
A
A
Kinerja: Mencapai ketinggian 271,4 meter.
Akurasi Pendaratan: Mendarat dalam 37 cm dari titik target.
Keberhasilan pendaratan vertikal dengan akurasi 37 cm adalah metrik kunci. Ini memvalidasi teknologi stabilitas penerbangan, kontrol pendaratan, dan sistem powertrain metana cair Honda.
Meskipun skala (271,4m) masih terbilang kecil, keberhasilan ini adalah bukti konsep vital sebelum mengembangkan roket orbital yang "jauh lebih besar" yang mampu membawa muatan satelit seberat satu ton.
Manajemen Honda memproyeksikan peningkatan eksponensial dalam penggunaan layanan berbasis satelit, yang krusial untuk teknologi Honda di masa depan, seperti advanced driver
Honda menargetkan peluncuran suborbital pada 2029 dan peluncuran satelit ke orbit sekitar tahun 2030.
Akurasi Pendaratan: Mendarat dalam 37 cm dari titik target.
Keberhasilan pendaratan vertikal dengan akurasi 37 cm adalah metrik kunci. Ini memvalidasi teknologi stabilitas penerbangan, kontrol pendaratan, dan sistem powertrain metana cair Honda.
Meskipun skala (271,4m) masih terbilang kecil, keberhasilan ini adalah bukti konsep vital sebelum mengembangkan roket orbital yang "jauh lebih besar" yang mampu membawa muatan satelit seberat satu ton.
Dari Otomotif ke Infrastruktur Data
Investasi Honda di bidang roket, yang dimulai sekitar tahun 2019, adalah taruhan jangka panjang pada ekonomi data.Manajemen Honda memproyeksikan peningkatan eksponensial dalam penggunaan layanan berbasis satelit, yang krusial untuk teknologi Honda di masa depan, seperti advanced driver
Honda menargetkan peluncuran suborbital pada 2029 dan peluncuran satelit ke orbit sekitar tahun 2030.
Lihat Juga :