Xpeng Siap Berbagi Teknologi Semi-Otonom dengan Volkswagen

Jum'at, 07 November 2025 - 08:56 WIB
loading...
Xpeng Siap Berbagi Teknologi...
Xpeng Siap Berbagi Teknologi Semi-Otonom dengan Volkswagen. FOTO/ CNC
A A A
JAKARTA - Xpeng juga mengumumkan rencana peluncuran tiga model robotaxi tahun depan, dengan pengujian dimulai di Guangzhou, China.

Jika Tesla saat ini berfokus pada visi robotaxi globalnya, Xpeng sedang membangun versi Tiongkok dari kerajaan otonom yang cepat, efisien, dan kini dapat dinikmati dunia.



Xpeng berbagi teknologi mengemudi semi-otonom, Volkswagen menjadi yang pertama

Di dunia otomotif yang semakin didominasi oleh teknologi pintar dan kecerdasan buatan, Xpeng kini mengambil langkah berani dengan meluncurkan teknologi mengemudi semi-otonom.

Menariknya, Xpeng juga menawarkan teknologi ini kepada produsen merek lain, dan Volkswagen akan menjadi pelanggan pertamanya.

Pada acara "Xpeng AI Day" yang diadakan di Tiongkok, CEO-nya, He Xiaopeng, mengumumkan bahwa pada kuartal pertama tahun 2026, Xpeng akan memperkenalkan versi baru dari sistem bantuan pengemudi mereka.

Sistem ini diklaim mampu mengurangi kebutuhan intervensi manusia secara signifikan, termasuk saat berkendara di jalan sempit.

Menurut Xiaopeng, sistem generasi baru ini bukan sekadar peningkatan kecil, melainkan dibangun di atas teknologi mengemudi berbantuan yang sudah ada seperti XNGP (Navigation Guided Pilot) yang sudah populer di Tiongkok, tetapi kini lebih cerdas, lebih responsif, dan lebih "manusiawi" dalam merespons situasi dunia nyata.

Salah satu keunggulan utama yang disorot adalah kemampuannya untuk berkendara dengan mulus di jalan sempit, sebuah skenario yang menurut Xpeng sangat cocok untuk pasar Eropa, yang penuh dengan gang-gang kecil dan kawasan perkotaan tua.

Xiaopeng juga mengklaim bahwa sistem baru ini telah mengungguli Tesla Full Self-Driving (FSD) dalam beberapa aspek, termasuk membutuhkan lebih sedikit intervensi manusia dan mampu menyelesaikan rute uji beberapa menit lebih cepat daripada sistem Tesla.

Xiaopeng mengatakan, "Bulan depan saya akan pergi ke AS untuk membandingkan sistem ini dengan FSD lagi," ujarnya dalam sebuah wawancara dengan CNBC.

Sistem pengemudian semi-otonom Xpeng juga dapat mengenali sinyal tangan dari pengatur lalu lintas, serta membaca sinyal lampu lalu lintas dari merah ke hijau, sesuatu yang menunjukkan seberapa baik sistem ini memahami pola lalu lintas yang sebenarnya di jalan.

Menariknya, langkah ini juga dilakukan ketika Tesla masih bergelut dengan birokrasi Tiongkok untuk mendapatkan persetujuan peluncuran FSD di Tiongkok daratan.

Sementara itu, Xpeng telah memperluas jangkauan sistem bantuan pengemudinya mulai tahun 2023 ke kota-kota besar seperti Beijing, Shanghai, dan Guangzhou, menjadikannya salah satu teknologi yang paling diminati oleh pembeli kendaraan listrik di Tiongkok.

Kini, dengan Volkswagen sebagai pelanggan pertamanya, kolaborasi ini membuka dimensi baru dalam industri kendaraan listrik global.

Hal ini tidak hanya menunjukkan kepercayaan merek Eropa tersebut terhadap teknologi Tiongkok, tetapi juga mengisyaratkan bahwa Xpeng sedang bergerak menuju menjadi penyedia platform teknologi otomotif, bukan hanya produsen mobil.

Bersamaan dengan itu, Xpeng juga mengumumkan rencana untuk meluncurkan tiga model robotaxi tahun depan, dengan pengujian dimulai di Guangzhou.

Jika Tesla saat ini berfokus pada visi robotaxi globalnya, Xpeng sedang membangun versi Cina dari kerajaan otonom, yang cepat, efisien, dan kini dibagikan ke seluruh dunia.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
BMW Bedah M Concept...
BMW Bedah M Concept Neue Klasse, Sedan Listrik Tulen Berdesain Agresif
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Apple Menguji iPhone...
Apple Menguji iPhone Lipat seperti Samsung Galaxy Z Flip?
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Tekuk Irak 4-1, Erling Haaland Cetak Brace
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Berita Terkini
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved