Penjualan Mobil China Mengganas, Jepang Semakin Jauh Tertinggal

Minggu, 09 November 2025 - 10:17 WIB
loading...
Penjualan Mobil China...
Toyota Corolla Concept. FOTO/ DOK SindoNews
A A A
BEIJING - Ekspor otomotif China terus mendominasi pasar global dengan nilai pengiriman kendaraan ke luar negeri mencapai USD 112,7 miliar dalam sepuluh bulan pertama tahun 2025.



Data dari Administrasi Bea Cukai China menunjukkan lonjakan 14,3 persen year-on-year, menandai kinerja ekspor terbaik sejak industri ini mulai berekspansi secara agresif secara global.

Peningkatan ini juga mencerminkan permintaan yang berkelanjutan terhadap kendaraan buatan Tiongkok, terutama model listrik (EV) dan plug-in hybrid, yang kini menjadi ekspor utama negara tersebut.

Dari Januari hingga Oktober 2025, total ekspor barang China mencapai 22,12 triliun yuan, naik 6,2 persen year-on-year. Namun, sektor otomotif jauh lebih kuat karena kinerjanya hampir dua kali lipat dari tingkat pertumbuhan keseluruhan ekspor negara tersebut.

Produk mekanik dan elektronik menyumbang lebih dari 60 persen dari total ekspor Tiongkok, dengan kendaraan dan semikonduktor memimpin peningkatan tersebut. Merek-merek seperti BYD, SAIC, dan Chery terus memperkuat kehadiran mereka di pasar luar negeri berkat penawaran kendaraan listrik yang kompetitif dalam hal harga dan teknologi.

Pada bulan Oktober saja, ekspor kendaraan naik 34 persen year-on-year (yoy), sementara ekspor sirkuit terpadu naik 26,9 persen. Pola ini menunjukkan bahwa permintaan global terus mendukung produk-produk listrik dan teknologi tinggi dari China.

Para analis memperkirakan pertumbuhan ekspor didorong oleh permintaan yang kuat dari pasar-pasar berkembang seperti Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Amerika Latin. Produsen Tiongkok semakin agresif berekspansi ke kawasan tersebut, memanfaatkan harga yang lebih kompetitif dan teknologi kendaraan listrik yang semakin matang.

Terlepas dari kinerja otomotif yang baik, ekspor Tiongkok secara keseluruhan pada bulan Oktober justru turun 0,8 persen year-on-year. Faktor-faktor seperti liburan Pertengahan Musim Gugur, lesunya permintaan dari Barat, dan tingginya basis perbandingan pada tahun 2024 merupakan alasan utamanya.

Namun, perusahaan swasta Tiongkok tetap menjadi kontributor terbesar bagi perdagangan luar negeri dengan nilai impor-ekspor gabungan sebesar 21,28 triliun yuan, naik 7,2 persen.

Meskipun Bea Cukai China tidak memberikan detail spesifik mengenai jenis kendaraan atau tujuan ekspor, data industri dengan jelas menunjukkan bahwa EV dan PHEV tetap menjadi pendorong utama ekspor otomotif Tiongkok.

Para analis memperkirakan kinerja setahun penuh 2025 akan melampaui angka tahun 2024, meskipun dengan tingkat pertumbuhan yang lebih moderat karena melemahnya permintaan global dan beberapa negara mulai memperketat kebijakan perdagangan terhadap produk-produk Tiongkok.

Dengan fokus pada produksi bernilai tinggi, kemajuan teknologi, dan jaringan pasar baru, sektor otomotif tetap menjadi salah satu kontributor paling stabil dan agresif bagi perekonomian Tiongkok tahun ini.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Didukung TGRI, Eric...
Didukung TGRI, Eric Saputra Juara OMR Agya Mandalika
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Rekomendasi
Lebaran Anak Yatim:...
Lebaran Anak Yatim: Antara Dalil, Tradisi, dan Makna Kepedulian Sosial
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Daftar Microdrama Enemy...
Daftar Microdrama Enemy to Lovers di V+Short, Dari Benci Jadi Cinta
Berita Terkini
Kawin Silang JLR dan...
Kawin Silang JLR dan Chery: Freelander 8 Lahir, Eropa Ketar-ketir!
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
Didukung TGRI, Eric...
Didukung TGRI, Eric Saputra Juara OMR Agya Mandalika
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved