Perang Harga Mobil Listrik China Akan Terasa di Seluruh Dunia
Senin, 24 November 2025 - 07:15 WIB
loading...
A
A
A
Yang mengejutkan banyak orang adalah kedua versi ini dibanderol mulai dari 109.800 yuan, menunjukkan strategi penetapan harga agresif yang jarang terjadi.
Hasil ini juga mencerminkan tren terkini di Tiongkok, di mana pembeli kini lebih cenderung memilih kendaraan dalam kategori 100.001 hingga 150.000 yuan, menggantikan segmen 150.000 yuan yang sebelumnya dominan.
Perang harga semakin nyata karena statistik menunjukkan harga rata-rata EV telah turun menjadi 142.000 yuan, turun 13% dari tahun lalu, yang lebih besar daripada penurunan harga mobil berbahan bakar bensin.
Misalnya, di dealer Geely Galaxy, hampir separuh pelanggan kini memilih Xingyuan, mobil listrik kompak dengan harga antara 70.000 hingga 100.000 yuan. Perlambatan sektor properti dan minat terhadap mobil bekas untuk keperluan komuter juga berkontribusi pada keinginan pembeli untuk memilih mobil listrik murah.
Namun, pemotongan harga ini memiliki risiko tersendiri. CAAM (Asosiasi Produsen Mobil Tiongkok) memperingatkan bahwa persaingan yang berlebihan dapat merugikan profitabilitas industri dalam jangka panjang.
Hasil ini juga mencerminkan tren terkini di Tiongkok, di mana pembeli kini lebih cenderung memilih kendaraan dalam kategori 100.001 hingga 150.000 yuan, menggantikan segmen 150.000 yuan yang sebelumnya dominan.
Perang harga semakin nyata karena statistik menunjukkan harga rata-rata EV telah turun menjadi 142.000 yuan, turun 13% dari tahun lalu, yang lebih besar daripada penurunan harga mobil berbahan bakar bensin.
Misalnya, di dealer Geely Galaxy, hampir separuh pelanggan kini memilih Xingyuan, mobil listrik kompak dengan harga antara 70.000 hingga 100.000 yuan. Perlambatan sektor properti dan minat terhadap mobil bekas untuk keperluan komuter juga berkontribusi pada keinginan pembeli untuk memilih mobil listrik murah.
Namun, pemotongan harga ini memiliki risiko tersendiri. CAAM (Asosiasi Produsen Mobil Tiongkok) memperingatkan bahwa persaingan yang berlebihan dapat merugikan profitabilitas industri dalam jangka panjang.
(wbs)
Lihat Juga :