Toyota Serius Bidik Pasar UTV dengan Proyek Scion 01
Jum'at, 12 Desember 2025 - 09:00 WIB
loading...
Toyoya Scion 01. FOTO/ TMC
A
A
A
TOKYO - Toyota tampaknya serius memasuki dunia UTV ketika proyek konsep Scion 01 mulai menunjukkan potensi sebenarnya.
Awalnya, itu hanya demonstrasi teknologi turbo hybrid dengan tenaga lebih dari 300 hp, tetapi sekarang Toyota semakin terbuka untuk membahas masa depan mereka di segmen kendaraan off-road.
Memasuki Segmen UTV dengan Serius, Bukan Sekadar Gimmick
Menurut laporan dari Arizona, Toyota menyadari bahwa pasar UTV berkembang pesat, terutama di kalangan penggemar off-road yang menginginkan sesuatu yang lebih ekstrem daripada pick-up biasa.
Lebih jauh lagi, 27 negara bagian di Amerika Serikat mengizinkan penggunaan UTV di jalan raya, yang membuka potensi pasar yang jauh lebih besar.
Dalam sesi dengan media, Polaris RZR, yang merupakan model paling dominan di dunia olahraga UTV, juga disebutkan sebagai tolok ukur utama yang diincar Toyota.
Target Performa dan Spesifikasi Awal
Caleb Jacobs, yang melihat langsung Scion 01, membagikan detail tentang apa yang sedang diuji Toyota. Di antara poin-poin yang diidentifikasi adalah:
Target berat sekitar 1.360 kg sedikit lebih tinggi
Distribusi berat hampir 50:50
Tenaga sekitar 325 hp dengan torsi 450 lb ft
Torsi puncak sekitar 2.400 rpm
Suspensi dengan jarak gerak 26 inci
Sistem pengereman menggunakan komponen GR Corolla
Toyota juga mengevaluasi beberapa jenis sistem suspensi untuk menemukan pengaturan yang paling sesuai untuk rute off-road yang berat.
Sistem Penggerak dari Tacoma TRD Pro
Scion 01 dibangun menggunakan sistem penggerak hibrida dari Toyota Tacoma TRD Pro yang terdiri dari:
Mesin turbo 2,4 liter
Sistem hibrida dengan motor listrik
Lebih dari 50 persen komponen siap pakai
Sasis diferensial dan transfer case yang dikembangkan secara khusus
Meskipun agresif dengan putaran turbo yang kuat, model ini bergerak dengan tenang pada putaran rendah, yang cukup tidak biasa untuk UTV berperforma tinggi.
Konsep awalnya adalah untuk empat kursi, tetapi Toyota mengakui bahwa versi dua kursi tanpa sistem hibrida juga sedang dipertimbangkan jika model ini masuk ke tahap produksi.
Kepala insinyur proyek Scion 01, Don Federico, menjelaskan bahwa Toyota telah berinvestasi besar-besaran dalam mengembangkan konsep ini. Toyota yakin dapat membawa standar daya tahan dan keandalan otomotif ke dunia UTV, yang sering dikritik karena masalah daya tahan jangka panjangnya.
Federico juga membahas mengapa mereka tidak menggunakan sistem penggerak otomotif komersial yang dapat bertahan hingga 100.000 mil. Tujuannya adalah untuk menghasilkan UTV yang lebih jarang mengalami kerusakan, lebih jarang melakukan perawatan, dan lebih sering digunakan untuk off-road.
Harga Jual dan Masalah Jaringan Layanan Masih Belum Jelas Meskipun Toyota serius, beberapa pertanyaan kunci masih belum dijawab.
Semua ini akan menentukan arah Scion 01, apakah akan menjadi model nyata atau tetap menjadi konsep.
Toyota juga mempertimbangkan untuk memasuki dunia balap off-road sebagai platform pengujian. Melalui balap, Toyota dapat mengumpulkan data daya tahan dan kinerja, kemudian meningkatkan konfigurasi sebelum ditawarkan kepada pengguna sebenarnya.
Dari sekadar konsep di atas kertas, Scion 01 kini telah bertransformasi menjadi proyek yang semakin solid. Di pasar yang semakin tertarik pada kendaraan off-road ekstrem, UTV mungkin menjadi peluang baru bagi Toyota untuk menciptakan produk yang unik, bertenaga tinggi, dan tahan lama. Jika terus dikembangkan, Scion 01 berpotensi menjadi salah satu UTV yang paling matang dan andal di pasaran.
Awalnya, itu hanya demonstrasi teknologi turbo hybrid dengan tenaga lebih dari 300 hp, tetapi sekarang Toyota semakin terbuka untuk membahas masa depan mereka di segmen kendaraan off-road.
Memasuki Segmen UTV dengan Serius, Bukan Sekadar Gimmick
Menurut laporan dari Arizona, Toyota menyadari bahwa pasar UTV berkembang pesat, terutama di kalangan penggemar off-road yang menginginkan sesuatu yang lebih ekstrem daripada pick-up biasa.
Lebih jauh lagi, 27 negara bagian di Amerika Serikat mengizinkan penggunaan UTV di jalan raya, yang membuka potensi pasar yang jauh lebih besar.
Dalam sesi dengan media, Polaris RZR, yang merupakan model paling dominan di dunia olahraga UTV, juga disebutkan sebagai tolok ukur utama yang diincar Toyota.
Target Performa dan Spesifikasi Awal
Caleb Jacobs, yang melihat langsung Scion 01, membagikan detail tentang apa yang sedang diuji Toyota. Di antara poin-poin yang diidentifikasi adalah:
Target berat sekitar 1.360 kg sedikit lebih tinggi
Distribusi berat hampir 50:50
Tenaga sekitar 325 hp dengan torsi 450 lb ft
Torsi puncak sekitar 2.400 rpm
Suspensi dengan jarak gerak 26 inci
Sistem pengereman menggunakan komponen GR Corolla
Toyota juga mengevaluasi beberapa jenis sistem suspensi untuk menemukan pengaturan yang paling sesuai untuk rute off-road yang berat.
Sistem Penggerak dari Tacoma TRD Pro
Scion 01 dibangun menggunakan sistem penggerak hibrida dari Toyota Tacoma TRD Pro yang terdiri dari:
Mesin turbo 2,4 liter
Sistem hibrida dengan motor listrik
Lebih dari 50 persen komponen siap pakai
Sasis diferensial dan transfer case yang dikembangkan secara khusus
Meskipun agresif dengan putaran turbo yang kuat, model ini bergerak dengan tenang pada putaran rendah, yang cukup tidak biasa untuk UTV berperforma tinggi.
Konsep awalnya adalah untuk empat kursi, tetapi Toyota mengakui bahwa versi dua kursi tanpa sistem hibrida juga sedang dipertimbangkan jika model ini masuk ke tahap produksi.
Kepala insinyur proyek Scion 01, Don Federico, menjelaskan bahwa Toyota telah berinvestasi besar-besaran dalam mengembangkan konsep ini. Toyota yakin dapat membawa standar daya tahan dan keandalan otomotif ke dunia UTV, yang sering dikritik karena masalah daya tahan jangka panjangnya.
Federico juga membahas mengapa mereka tidak menggunakan sistem penggerak otomotif komersial yang dapat bertahan hingga 100.000 mil. Tujuannya adalah untuk menghasilkan UTV yang lebih jarang mengalami kerusakan, lebih jarang melakukan perawatan, dan lebih sering digunakan untuk off-road.
Harga Jual dan Masalah Jaringan Layanan Masih Belum Jelas Meskipun Toyota serius, beberapa pertanyaan kunci masih belum dijawab.
Semua ini akan menentukan arah Scion 01, apakah akan menjadi model nyata atau tetap menjadi konsep.
Toyota juga mempertimbangkan untuk memasuki dunia balap off-road sebagai platform pengujian. Melalui balap, Toyota dapat mengumpulkan data daya tahan dan kinerja, kemudian meningkatkan konfigurasi sebelum ditawarkan kepada pengguna sebenarnya.
Dari sekadar konsep di atas kertas, Scion 01 kini telah bertransformasi menjadi proyek yang semakin solid. Di pasar yang semakin tertarik pada kendaraan off-road ekstrem, UTV mungkin menjadi peluang baru bagi Toyota untuk menciptakan produk yang unik, bertenaga tinggi, dan tahan lama. Jika terus dikembangkan, Scion 01 berpotensi menjadi salah satu UTV yang paling matang dan andal di pasaran.
(wbs)
Lihat Juga :