Babak Baru Perang EV: GAC Susul BYD Gempur Pasar Jepang, Tawarkan Aion UT dan V yang Ramah Kantong
Sabtu, 13 Desember 2025 - 13:04 WIB
loading...
A
A
A
Kedua adalah Aion V, sebuah SUV gagah yang ditawarkan mulai 5 juta yen atau sekitar Rp515 juta (setara 22.700 USD).
Harga ini tergolong sangat kompetitif di pasar Jepang. Untuk memastikan kenyamanan pengguna, kedua model ini telah disesuaikan agar mendukung standar pengisian cepat CHAdeMO yang berlaku umum di Jepang.
Data penjualan periode Januari hingga September 2025 menunjukkan penurunan total penjualan sebesar 11 persen menjadi 1,18 juta unit.
Bahkan, penjualan merek Aion sendiri merosot tajam hingga 20 persen menjadi 180.000 unit.
Kondisi "berdarah-darah" di pasar domestik China memaksa GAC—yang ironisnya merupakan mitra usaha patungan (joint venture) Toyota dan Honda di China sejak 1997—untuk mencari pasar baru.
Setelah sukses merambah Thailand dan mengumumkan rencana masuk ke Inggris pada 2025, Jepang kini menjadi target strategis berikutnya.
Harga ini tergolong sangat kompetitif di pasar Jepang. Untuk memastikan kenyamanan pengguna, kedua model ini telah disesuaikan agar mendukung standar pengisian cepat CHAdeMO yang berlaku umum di Jepang.
GAC Mencari Jalan Keluar dari Tekanan Domestik
Keputusan GAC untuk melaut ke Jepang bukan tanpa alasan mendesak. Di rumah sendiri, GAC tengah menghadapi tekanan hebat.Data penjualan periode Januari hingga September 2025 menunjukkan penurunan total penjualan sebesar 11 persen menjadi 1,18 juta unit.
Bahkan, penjualan merek Aion sendiri merosot tajam hingga 20 persen menjadi 180.000 unit.
Kondisi "berdarah-darah" di pasar domestik China memaksa GAC—yang ironisnya merupakan mitra usaha patungan (joint venture) Toyota dan Honda di China sejak 1997—untuk mencari pasar baru.
Setelah sukses merambah Thailand dan mengumumkan rencana masuk ke Inggris pada 2025, Jepang kini menjadi target strategis berikutnya.
Tantangan Berat di Kandang Lawan
Namun, jalan GAC tidak akan bertabur bunga. Pasar EV di Jepang masih tergolong "kurus". Hingga November 2025, penjualan mobil listrik di sana hanya tercatat 55.380 unit, atau hanya sekitar 1,5 persen dari total penjualan mobil baru—salah satu rasio terendah di antara negara-negara maju.Lihat Juga :