VinFast Ngebut Bangun Pabrik dalam 17 Bulan: Rp17 Triliun, 350.000 Unit, Sulap Subang Jadi Markas EV ASEAN
Rabu, 17 Desember 2025 - 15:09 WIB
loading...
A
A
A
Untuk fase pertama ini, VinFast baru menggarap lahan seluas 9 hingga 10 hektar. Meski demikian, dampaknya terhadap ekonomi lokal langsung terasa.
Fase awal ini telah menyerap tenaga kerja sekitar 900 orang, sebuah angka yang signifikan bagi perputaran roda ekonomi daerah.
“Kapasitas terpasang di fase satu ini mencapai 50.000 unit per tahun. Itu adalah kapasitas terpasang. Kalau produksinya akan level di berapa, tentu akan menyesuaikan kebutuhan pasar," ujar Kariyanto di sela peresmian.
Peta Jalan Menuju 350.000 Unit
Visi VinFast melampaui sekadar perakitan tahap awal. Kariyanto menegaskan komitmen perusahaan untuk menyuntikkan dana tambahan hingga total investasi mencapai USD1 miliar atau di kisaran Rp16 triliun hingga Rp17 triliun.
Jika seluruh fase pengembangan di atas lahan 171 hektar tersebut rampung, pabrik Subang ini diproyeksikan bermetamorfosis menjadi raksasa manufaktur dengan kapasitas produksi meroket dari 50.000 unit menjadi 350.000 unit per tahun. Dengan kapasitas sebesar itu, pabrik ini tidak hanya disiapkan untuk memenuhi dahaga pasar domestik, melainkan didaulat sebagai hub ekspor strategis untuk negara-negara ASEAN dan kawasan sekitarnya.
Model Bisnis Anomali dan Dukungan Pemerintah
Kehadiran VinFast mendapatkan karpet merah dari pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memuji kecepatan konstruksi pabrik yang dinilainya jarang bisa disamai oleh manufaktur lain. Ia melihat investasi ini selaras dengan agenda percepatan transisi energi nasional.
Fase awal ini telah menyerap tenaga kerja sekitar 900 orang, sebuah angka yang signifikan bagi perputaran roda ekonomi daerah.
“Kapasitas terpasang di fase satu ini mencapai 50.000 unit per tahun. Itu adalah kapasitas terpasang. Kalau produksinya akan level di berapa, tentu akan menyesuaikan kebutuhan pasar," ujar Kariyanto di sela peresmian.
Peta Jalan Menuju 350.000 Unit
![VinFast Ngebut Bangun Pabrik dalam 17 Bulan: Rp17 Triliun, 350.000 Unit, Sulap Subang Jadi Markas EV ASEAN]()
Visi VinFast melampaui sekadar perakitan tahap awal. Kariyanto menegaskan komitmen perusahaan untuk menyuntikkan dana tambahan hingga total investasi mencapai USD1 miliar atau di kisaran Rp16 triliun hingga Rp17 triliun.
Jika seluruh fase pengembangan di atas lahan 171 hektar tersebut rampung, pabrik Subang ini diproyeksikan bermetamorfosis menjadi raksasa manufaktur dengan kapasitas produksi meroket dari 50.000 unit menjadi 350.000 unit per tahun. Dengan kapasitas sebesar itu, pabrik ini tidak hanya disiapkan untuk memenuhi dahaga pasar domestik, melainkan didaulat sebagai hub ekspor strategis untuk negara-negara ASEAN dan kawasan sekitarnya.
Model Bisnis Anomali dan Dukungan Pemerintah
![VinFast Ngebut Bangun Pabrik dalam 17 Bulan: Rp17 Triliun, 350.000 Unit, Sulap Subang Jadi Markas EV ASEAN]()
Kehadiran VinFast mendapatkan karpet merah dari pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memuji kecepatan konstruksi pabrik yang dinilainya jarang bisa disamai oleh manufaktur lain. Ia melihat investasi ini selaras dengan agenda percepatan transisi energi nasional.

Lihat Juga :