Toyota Sebut Kendaraan Listrik Berpotensi Menyaingi Energi Nuklir

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:44 WIB
loading...
A A A
Dalam konteks skala besar, ribuan atau jutaan EV yang terhubung secara bersamaan dapat bertindak sebagai apa yang disebut pembangkit listrik virtual.

Pemilik kendaraan listrik (EV) berpotensi menerima kredit atau imbalan dari perusahaan utilitas karena membantu menstabilkan jaringan listrik, dengan mengisi daya kendaraan mereka saat tarif listrik rendah dan mengembalikan energi saat tarif tinggi.

Toyota juga menjalankan program percontohan V2G serupa dengan beberapa perusahaan utilitas lain di Amerika Serikat, termasuk San Diego Gas and Electric dan Pepco di Maryland.

Langkah ini bertujuan untuk memahami kebutuhan nyata pasar energi lokal dan harapan konsumen terhadap teknologi tersebut.

Dalam operasi V2G, pemilik EV dapat menghubungkan kendaraan mereka ke pengisi daya khusus yang dirancang untuk mengirim energi kembali ke jaringan listrik saat dibutuhkan. Sebagai imbalannya, mereka menerima kredit energi dan masih dapat mencabut dan menggunakan kendaraan kapan saja.

Menurut Toyota, lebih dari 4 juta EV saat ini berada di jalan-jalan Amerika Serikat. Jika semua kendaraan ini dilengkapi dengan kemampuan pengisian daya dua arah, mereka berpotensi menyumbangkan sekitar 40.000 megawatt energi ke jaringan listrik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Israel Tarik 700 Kendaraan...
Israel Tarik 700 Kendaraan China dari Militer Terkait Risiko Spionase
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Fenomena Otomotif Sepanjang 2025
Program Magang Toyota...
Program Magang Toyota 2026 Resmi Dibuka, Mahasiswa dan Fresh Graduate Merapat!
Rekomendasi
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
Alwi Farhan Jagokan...
Alwi Farhan Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo For The Last Dance!
Berita Terkini
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved