Forthing Friday BEV & REEV Raih Peringkat 5 Bintang ASEAN NCAP
Kamis, 01 Januari 2026 - 23:09 WIB
loading...
Forthing Friday BEV & REEV Raih Peringkat 5 Bintang ASEAN NCAP. FOTO/ CNC
A
A
A
BEIJING - SUV listrik Forthing Friday dari Dongfeng Liuzhou Motor telah mencapai tonggak penting j meraih peringkat maksimal 5 Bintang dalam penilaian keselamatan ASEAN NCAP.
Kedua varian, Battery Electric Vehicle (BEV) dan Range Extended Electric Vehicle (REEV), dinilai berdasarkan protokol ASEAN NCAP 2021–2025 dan mencapai skor keseluruhan 87,18 poin.
Hal ini menjadikan Forthing Friday sebagai model pertama dari pabrikan yang dinilai oleh ASEAN NCAP, yang menegaskan tingkat keselamatan yang konsisten di dua konfigurasi powertrain yang berbeda.
Detail Skor Peringkat ASEAN NCAP
Skor keseluruhan 87,18 poin diraih berkat kinerja yang kuat dalam empat kategori penilaian keselamatan utama.
Untuk Perlindungan Penumpang Dewasa (Adult Occupant Protection/AOP), Forthing Friday mencetak 39,78 poin dari maksimal 40 poin.
Uji tabrak depan dan samping menunjukkan struktur kabin yang stabil dengan perlindungan yang baik untuk pengemudi dan penumpang depan, termasuk penggunaan teknologi perlindungan kepala melalui airbag tirai.
Dalam kategori Perlindungan Penumpang Anak (COP), SUV ini mencetak 15,26 poin. Sistem ISOFIX disediakan sebagai standar untuk pemasangan kursi keselamatan anak, dengan hasil uji dinamis menunjukkan perlindungan yang memuaskan untuk anak berusia 18 bulan dan 3 tahun.
Kategori Bantuan Keselamatan (SA) menyumbang 17,14 poin. Forthing Friday dilengkapi dengan berbagai sistem bantuan pengemudi modern yang berfungsi sebagai perlengkapan standar terlepas dari variannya.
Untuk Keselamatan Pengendara Sepeda Motor (MS), model ini mencetak 15,00 poin, termasuk poin bonus karena adanya teknologi khusus untuk mengurangi risiko tabrakan dengan sepeda motor.
Keselamatan Aktif & Sistem Bantuan Pengemudi
Forthing Friday hadir dengan paket keselamatan aktif yang komprehensif. Di antara fitur utamanya adalah Sistem Kontrol Stabilitas Elektronik, Sistem Pengereman Anti-Lock, dan sistem pengingat sabuk pengaman untuk pengemudi dan penumpang depan.
Sistem Pengereman Darurat Otomatis tersedia dalam konfigurasi kota dan antar kota, termasuk deteksi pejalan kaki.
Selain itu, kendaraan ini juga dilengkapi dengan Deteksi Titik Buta di kedua sisi, Peringatan Keluar Jalur, Peringatan Tabrakan Depan, dan Bantuan Menjaga Jalur sebagai perlengkapan standar.
Fitur unik lainnya adalah adanya sistem pengereman darurat otomatis khusus untuk sepeda motor, yang berkontribusi pada skor tambahan dalam kategori keselamatan pengendara sepeda motor.
Perlindungan Pasif & Struktur Kendaraan
Dari perspektif keselamatan pasif, Forthing Friday dilengkapi dengan enam airbag sebagai standar, termasuk airbag depan, samping, dan tirai. Pengencang sabuk pengaman dan pembatas beban juga dipasang untuk pengemudi dan penumpang depan.
Hasil uji tabrakan menunjukkan bahwa kompartemen penumpang tetap stabil, dengan perlindungan yang baik untuk kepala, dada, dan anggota tubuh bagian bawah dalam situasi kecelakaan.
Signifikansi untuk Pasar ASEAN
Penilaian ini melibatkan model yang dibangun pada tahun 2025 dan diuji untuk pasar ASEAN termasuk Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Singapura. Pencapaian bintang 5 ini memberikan kepercayaan tambahan kepada konsumen di kawasan ini, terutama karena pasar semakin dibanjiri kendaraan listrik dari berbagai produsen.
Dengan protokol ASEAN NCAP 2021–2025 yang memasuki tahun terakhir sebelum transisi ke standar baru yang dimulai pada tahun 2026, hasil ini menggarisbawahi komitmen produsen terhadap keselamatan bahkan dalam fase transisi teknologi elektrifikasi.
Kedua varian, Battery Electric Vehicle (BEV) dan Range Extended Electric Vehicle (REEV), dinilai berdasarkan protokol ASEAN NCAP 2021–2025 dan mencapai skor keseluruhan 87,18 poin.
Hal ini menjadikan Forthing Friday sebagai model pertama dari pabrikan yang dinilai oleh ASEAN NCAP, yang menegaskan tingkat keselamatan yang konsisten di dua konfigurasi powertrain yang berbeda.
Detail Skor Peringkat ASEAN NCAP
Skor keseluruhan 87,18 poin diraih berkat kinerja yang kuat dalam empat kategori penilaian keselamatan utama.
Untuk Perlindungan Penumpang Dewasa (Adult Occupant Protection/AOP), Forthing Friday mencetak 39,78 poin dari maksimal 40 poin.
Uji tabrak depan dan samping menunjukkan struktur kabin yang stabil dengan perlindungan yang baik untuk pengemudi dan penumpang depan, termasuk penggunaan teknologi perlindungan kepala melalui airbag tirai.
Dalam kategori Perlindungan Penumpang Anak (COP), SUV ini mencetak 15,26 poin. Sistem ISOFIX disediakan sebagai standar untuk pemasangan kursi keselamatan anak, dengan hasil uji dinamis menunjukkan perlindungan yang memuaskan untuk anak berusia 18 bulan dan 3 tahun.
Kategori Bantuan Keselamatan (SA) menyumbang 17,14 poin. Forthing Friday dilengkapi dengan berbagai sistem bantuan pengemudi modern yang berfungsi sebagai perlengkapan standar terlepas dari variannya.
Untuk Keselamatan Pengendara Sepeda Motor (MS), model ini mencetak 15,00 poin, termasuk poin bonus karena adanya teknologi khusus untuk mengurangi risiko tabrakan dengan sepeda motor.
Keselamatan Aktif & Sistem Bantuan Pengemudi
Forthing Friday hadir dengan paket keselamatan aktif yang komprehensif. Di antara fitur utamanya adalah Sistem Kontrol Stabilitas Elektronik, Sistem Pengereman Anti-Lock, dan sistem pengingat sabuk pengaman untuk pengemudi dan penumpang depan.
Sistem Pengereman Darurat Otomatis tersedia dalam konfigurasi kota dan antar kota, termasuk deteksi pejalan kaki.
Selain itu, kendaraan ini juga dilengkapi dengan Deteksi Titik Buta di kedua sisi, Peringatan Keluar Jalur, Peringatan Tabrakan Depan, dan Bantuan Menjaga Jalur sebagai perlengkapan standar.
Fitur unik lainnya adalah adanya sistem pengereman darurat otomatis khusus untuk sepeda motor, yang berkontribusi pada skor tambahan dalam kategori keselamatan pengendara sepeda motor.
Perlindungan Pasif & Struktur Kendaraan
Dari perspektif keselamatan pasif, Forthing Friday dilengkapi dengan enam airbag sebagai standar, termasuk airbag depan, samping, dan tirai. Pengencang sabuk pengaman dan pembatas beban juga dipasang untuk pengemudi dan penumpang depan.
Hasil uji tabrakan menunjukkan bahwa kompartemen penumpang tetap stabil, dengan perlindungan yang baik untuk kepala, dada, dan anggota tubuh bagian bawah dalam situasi kecelakaan.
Signifikansi untuk Pasar ASEAN
Penilaian ini melibatkan model yang dibangun pada tahun 2025 dan diuji untuk pasar ASEAN termasuk Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Singapura. Pencapaian bintang 5 ini memberikan kepercayaan tambahan kepada konsumen di kawasan ini, terutama karena pasar semakin dibanjiri kendaraan listrik dari berbagai produsen.
Dengan protokol ASEAN NCAP 2021–2025 yang memasuki tahun terakhir sebelum transisi ke standar baru yang dimulai pada tahun 2026, hasil ini menggarisbawahi komitmen produsen terhadap keselamatan bahkan dalam fase transisi teknologi elektrifikasi.
(wbs)
Lihat Juga :